Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

4 Vitamin yang Bisa Meningkatkan Imun Tubuh Agar Terhindar dari Virus Corona

Empat vitamin ini sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari virus corona. Empat vitamin ini sangat diperlukan.

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
net
4 Vitamin yang Bisa Meningkatkan Imun Tubuh Agar Terhindar dari Virus Corona 

TRIBUNJATENG.COM- Empat vitamin ini sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari virus corona.

Melansir dari The Conversation, berikut beberapa vitamin yang mampu meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari virus Corona.

Penelitian menunjukkan peningkatan vitamin dalam tubuh dapat mendukung sistem imunitas tubuh.

Zat gizi mikro penting untuk melawan infeksi termasuk vitamin A, B, C, D, dan E, dan mineral besi, selenium, dan seng.

Berikut daftar vitamin penambah daya tahan tubuh untuk cegah virus corona atau Covid-19) yang dilansir dari The Conversation:

Najwa Shihab Skakmat Yasonna Laoly soal Napi Koruptor Bebas Dampak Virus Corona: Cek Setya Novanto

Kepergok Berduaan di Kamar dengan Mahasiswa, Wanita Hamil Ini Ngaku Mau Bunuh Diri

Luhut Pandjaitan Dapat Bisikan Kabar Baik dari Ilmuwan : Prediksi Corona di Indonesia Berakhir April

Ditetapkan ODP Virus Corona Setelah Didatangi Petugas Puskesmas, Komisioner Ombudsman RI Protes

1. Vitamin A

Vitamin A akan berada di garis paling depan saat menghadapi infeksi.

tubuh membuhkan vitamin A untuk membantu membuat antibodi yang menetralisir patogen penyebab infeksi.

Vitamin A dapat ditemukan dalam beberapa makanan yakni, ikan berminyak, kuning telur, keju, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Selain itu, sayuran mengandung beta-karoten, yang biasanya terdapat di dalam sayuran hijau dan sayuran kuning dan oranye seperti labu dan wortel.

2. Vitamin B

Vitamin B, khususnya B6, B9, dan B12, berkontribusi pada respons pertama tubuh Anda setelah diketahui sebagai patogen.

Mereka melakukan ini dengan memengaruhi produksi dan aktivitas sel 'pembunuh alami'.

Sel pembunuh alami bekerja dengan menyebabkan sel yang terinfeksi mati, suatu proses yang disebut apoptosis.

Vitamin B6 ditemukan dalam sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, buah, kacang-kacangan, ikan, ayam, dan daging.

Sementara vitamin B9 (folat) sangat banyak dikandung sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Selanjutnya, vitamin B12 (cyanocobalamin) ditemukan dalam produk hewani, termasuk telur, daging dan susu, dan juga dalam susu kedelai.

3. Vitamin C dan E

Vitamin C dan E membantu melindungi sel dari stres oksidatif.

Vitamin C juga membantu membersihkan kekacauan dengan memproduksi sel-sel khusus untuk meningkatkan respons imun, termasuk neutrofil, limfosit, dan fagosit.

Sumber vitamin C yang baik termasuk jeruk, lemon, limau, beri, buah kiwi, brokoli, tomat, dan capsicum.

Vitamin E ditemukan dalam kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau dan minyak sayur.

4. Vitamin D

Beberapa sel kekebalan membutuhkan vitamin D untuk membantu menghancurkan patogen yang menyebabkan infeksi.

Meski paparan sinar matahari memungkinkan tubuh memproduksi vitamin D, sumber makanan termasuk telur, ikan, dan beberapa merek susu dan margarin dapat diperkaya dengan Vitamin D dalam tubuh.

Sebuah tinjauan terhadap 25 studi menemukan bahwa suplemen vitamin D dapat membantu melindungi terhadap infeksi pernapasan akut.

Selain vitamin, ada juga zat lainnya yang bisa menambah daya tahan tubuh yakni besi, seng, dan selenium.

Tubuh membutuhkan zat besi, seng, dan selenium untuk pertumbuhan sel kekebalan tubuh, di antara fungsi-fungsi lainnya.

Zat Besi membantu membunuh patogen dengan meningkatkan jumlah radikal bebas yang dapat menghancurkannya.

Seng membantu menjaga integritas kulit dan selaput lendir.

Seng dan selenium juga bertindak sebagai antioksidan, membantu memperbaiki beberapa kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Zat besi dapat ditemukan dalam daging, ayam, dan ikan.

Selain itu, zat besi juga bisa didapat dari sumber-sumber vegetarian termasuk kacang-kacangan, serealia utuh dan sereal sarapan yang diperkaya zat besi.

Sementara Seng dapat ditemukan dalam tiram dan makanan laut lainnya, daging, ayam, kacang kering dan kacang-kacangan.

Selain itu, Seng juga dapat dijumpai di kacang-kacangan (terutama kacang Brazil), daging, sereal dan jamur adalah sumber makanan selenium yang baik.

Kita harus menjaga nutrisi dan gizi pada makanan untuk meningkatkan asupan vitamin dan mineral sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh. (*)

Ancaman Luhut Pandjaitan ke Said Didu, Habiburokhman: Saya Marah Ada Pejabat Pidanakan Pengkritik

Geram, Faisal Basri: Keterlaluan, Luhut Pandjaitan Lebih Bahaya dari Virus Corona

Ditanya Soal Pernikahan Aurel Hermansyah, Anang Ngaku Ashanty Lebih Tahu

Hubungan Pemerintah Pusat dengan Anies Baswedan Dikabarkan Retak, Ini Kata Luhut Pandjaitan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved