Berita Demak

Dampak Corona, Harga Ikan di Demak Turun 100 Persen

Nelayan di Desa Morodemak Kecamatan Bonang mengeluhkan harga ikan turun hingga 100 persen, diperkirakan dampak adanya virus corona.

tribun jateng/moch saifudin
Nelayan yang sedang berada di atas perahu di Sungai Desa Morodemak, Bonang, Demak, Sabtu (4/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Nelayan di Desa Morodemak Kecamatan Bonang mengeluhkan harga ikan turun hingga 100 persen, diperkirakan dampak adanya virus corona.

Satu nelayan Morodemak, Ikhwan (55) mengatakan, harga ikan turun sekira tiga minggu belakangan.

"Harga ikan kembung biasanya perkilonya Rp 15 ribu, sekarang menjadi sekira Rp 7 ribu," jelas warga RT 5 RW 3 tersebut kepada Tribunjateng di Morodemak, Sabtu (4/4/2020).

Viral Penjual Nasi Goreng Kocak Tanyakan Virus Corona Keluar Jam Berapa kepada TNI

Luhut Pandjaitan Dapat Bisikan Kabar Baik dari Ilmuwan : Prediksi Corona di Indonesia Berakhir April

Najwa Shihab Skakmat Yasonna Laoly soal Napi Koruptor Bebas Dampak Virus Corona: Cek Setya Novanto

Www.pln.co.id: Lihat Kode Meter Listrikmu! Apakah Kamu dapat Token Gratis atau Diskon 50 Persen

Ia menjelaskan penurunan harga ikan terjadi di semua jenis ikan, yakni ikan kembung, teri, laosan, tengiri, grabah, dan lainnya.

Ia juga menyebut, tempat pelelangan ikan di Morodemak tak lagi mengirimkan ke berbagai kota besar lantaran adanya virus corona ini.

"Pelelangan ikan di sini biasanya mengirim ke Semarang, Jakarta, kemudian diekspor untuk ke Cina, Jepang," imbuhnya.

Lanjutnya, harga teri semula Rp 15 ribu menjadi Rp 8 ribu, ikan kakap semula Rp 40 ribu menjadi Rp 20 ribu, tengiri semula Rp 30 ribu menjadi Rp 15 ribu, laosan semula Rp 30 ribu menjadi Rp 15 ribu.

"Sementara ikan grabah semula Rp 18 ribu menjadi Rp 12 ribu," jelasnya.

Dirinya mengaku dalam mencari hasil tangkapan ikan di berbagai wilayah perairan, di antaranya Demak, Semarang, Kendal, dan Jepara.

Kendati demikian, dirinya merasa pasrah lantaran pekerjaan nelayan yang tak menentu keuntungannya.

"Harga ikan paling anjlok ya belakangan ini. Tahun sebelumnya tidak separah ini," imbuhnya.

Sementara pengelola tempat pelelangan ikan (TPI) Morodemak, Masyhudi membenarkan hal tersebut, harga ikan satu basket atau setara 36 kilogram semula Rp 800-900 ribu menjadi Rp 300-400 ribu. (ivo)

Update Corona 4 April di 32 Provinsi: DKI Jakarta 1.028 Kasus Positif, Jateng 120 Kasus

Syekh Puji Dikabarkan Nikahi Anak 7 Tahun, KPAI: Kami Tolak Segala Bentuk Perkawinan Anak

Getaran Muka Bumi Berkurang karena Corona Sebulan Ini, Gempa Makin Mudah Terdeteksi

Penulis: Moch Saifudin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved