Berita Pemerkosaan
Oknum Pembina Pramuka Pemerkosa dan Pembunuh SIswi SMP: Saya Suka Sama Dia
Oknum pembina pramuka di Kabupaten Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), Aldy Sukma Wijaya (19), tega membunuh dan memperkosa siswi SMP.
TRIBUNJATENG.COM - Oknum pembina pramuka di Kabupaten Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), Aldy Sukma Wijaya (19), tega membunuh dan memperkosa mayat RN (13), yang notabene merupakan anak didik tersangka.
Warga Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, itu mengaku suka dengan RN dan sudah lama kepincut dengan paras cantik korban.
Namun, hingga peristiwa keji terjadi, Aldy mengaku tak punya hubungan asmara dengan RN, lantaran korban susah untuk didekati.
• Berhenti Merokok Perkuat Imun di Tengah Pandemi Corona Menurut Dokter Yeffry dari RS Telogorejo
• Jokowi Tak Melarang Mudik, Wali Kota Solo: Mumet Aku, Harus Ada Aturan Tegas
• Getaran Muka Bumi Berkurang karena Corona Sebulan Ini, Gempa Makin Mudah Terdeteksi
• Update Corona 4 April di Dunia Pukul 20.00 WIB: 1 Juta Lebih Orang Terinfeksi, 60.398 Meninggal
• Ventilator Portabel Buatan Indonesia bagi Pasien Corona, Karya Dr Syarief Hidayat ITB
“Saya sudah lama naksir, tapi susah mendekatinya,” katanya dikutip dari SRIPOKU.com.
Setiap hari, kata Aldy, ia selalu memperhatikan korban, karena rumahnya kebetulan dekat dengan sekolah tempat korban menuntut ilmu.
Karena korban senang mengikuti ekskul pramuka, kesempatan itulah yang tidak disia-siakan pelaku untuk mendekati korban.
Aldy pun mulai aktif dan sering bantu-bantu setiap ada latihan pramuka di tempat korban sekolah.
Meski tidak mendapat surat keputuasan (SK) dan tidak dibayar honor, Aldy dengan senang hati menawarkan diri untuk ikut bantu-bantu setiap latihan pramuka yang diikuti oleh korban di sekolahnya.
Namun tersangka mengaku sampai pada hari kejadian itu, antara dirinya dan korban tidak ada hubungan asmara.
Sementara itu, kepala sekolah RN, Sugiri mengatakan bahwa pelaku merupakan alumni dari SMPN yang sama, dan rumahnya pun dekat dengan sekolah.
Namun ia menegaskan, kalau pelaku tidak ada ikatan kerja dengan SMPN tersebut.
“Memang sering bantu-bantu melatih pramuka tapi dia tidak punya SK dan tidak dibayar,” tegas Sugiri, dikutip dari SRIPOKU.com.
Diberitakan sebelumnya, nasib naas dan memilukan dialami RN (13), seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, Jumat (3/4/2020).
RN dibunuh dan mayatnya diperkosa oleh pembina pramuka di sekolahnya. Pembina pramuka sadis itu adalah Aldy Sukma Wijaya (19).
Mirisnya, saat RN dibunuh dan mayatnya diperkosa oleh pembina pramuka, Aldy, orangtua korban menunggui putri tercintanya di depan gerbang sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aldy-sukma-wijaya-19-oknum-pembina-pramuka-yang-bunuh-dan-perkosa-siswi-smp-di-sumsel.jpg)