Virus Corona Jateng

Dampak Virus Corona, Tingkat Hunian Hotel di Kota Tegal Terjun Bebas hingga di Bawah 20 Persen

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tegal, Saunan Rasyid mengatakan, kondisi memprihatinkan dialami oleh perhotelan dan restora

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tegal, Saunan Rasyid. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tegal, Saunan Rasyid mengatakan, kondisi memprihatinkan dialami oleh perhotelan dan restoran di Kota Tegal.

Menurut Saunan, setelah pandemi virus corona atau Covid-19 ada di Indonesia, okupansi atau tingkat hunian mengalami penurunan drastis.

Tingkat hunian yang biasanya di angka 55 persen, kini rata- rata di bawah 20 persen.

Doa Quraish Shihab untuk Glenn Fredly Bikin Najwa Shihab Menangis Sesenggukan

Viral Suami Dilabrak Istri Gegara Mandi dengan Si Rambut Panjang, Malah Cengengesan

Tangisan Lepas Glenn Fredly, Mutia Ayu : “Please, Jangan Tinggalin Aku, Aura Kasih Tak Mampu Bicara

Warganya Tolak Pemakaman Perawat Korban Corona, Pak RT di Ungaran Ini Menangis: Saya Minta Maaf

"Sangat memprihatinkan, artinya tingkat hunian langsung drop.

Yang tadinya kurang lebih 55 persen, sekarang jadi di bawah 20 persen," kata Saunan kepada tribunjateng.com, Jumat (10/4/2020).

Kondisi lain, menurut Saunan, ada sekira 250 orang karyawan harian yang dirumahkan oleh pengelola hotel dan restoran di Kota Tegal.

Ia tidak mengetahui, semua hotel dan restoran memberikan pesangon atau tidak.

Namun untuk Hotel Pesonna yang ia kelola, karyawan harian yang dirumahkan mendapat pesangon.

"Kompensasi di hotel lain saya tidak tahu persis.

Tapi di saya ada berupa uang.

Karena harian jadi kita bayar harian," kata Saunan yang juga menjabat sebagai General Manager Pesonna Hotel Tegal.

Saunan menilai, kondisi memprihatinkan ini bisa menyebabkan banyak hotel berhenti beroperasi.

Ia mengatakan, ada satu hotel bintang tiga di Kota Tegal yang berhenti beroperasi.

"Perkiraan kalau dua bulan ke depan masih seperti ini, pasti akan banyak yang berhenti beroperasi," ungkapnya. (fba)

Setelah Bertahan Tak Mudik, Iman Suherman dan Pemain Persijap Pian Sopian Akhirnya Pulang Kampung

Pandemi Virus Corona Harga Telur dan Bumbu Dapur di Kendal Justru Turun

Total Sudah 191 Perusahaan di Jateng yang Rumahkan Karyawan karena Virus Corona

Tempat Karantina Khusus ODP Virus Corona di Kudus Ditargetkan Rampung Sebelum Ramadan

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved