Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Droplet Percikan Batuk yang Sebabkan Wabah Corona Bisa Capai 1, 8 Meter

Droplet atau percikan yang keluar saat batuk, bersin, dan berbicara bisa sampai 1,8 meter. Untuk itu, penting untuk menjaga jarak dengan orang lain de

Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Thinkstockphotos
Droplet atau percikan yang keluar saat batuk, bersin, dan berbicara bisa sampai 1,8 meter. Untuk itu, penting untuk menjaga jarak dengan orang lain demi menghindari penularan virus melalui droplet. 

TRIBUNJATENG.COM- Pemerintah menyatakan bahwa jumlah pasien Covid-19 yang disebabkan virus corona masih bertambah.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah pusat hingga Minggu (12/4/2020) pukul 12.00 WIB, total ada 4.241 pasien Covid-19 di Tanah Air.

Dari 4.241 pasien, 3.509 masih dirawat, 373 meninggal dan 359 sembuh

Dari banyak studi yang dilakukan peneliti, menyarankan bahwa sangat penting untuk mengikuti instruksi pemerintah dan lembaga medis untuk di rumah saja dan jaga jarak dengan orang lain minimal dua meter.

Karena begitu banyak kasus yang tidak menunjukkan gejala atau minim gejala, sulit untuk mengetahui berapa banyak orang yang benar-benar membawa virus.

Fakta ini membuat tindakan pencegahan semakin penting dilakukan dan harus dilakukan.

Droplet atau percikan yang keluar saat batuk, bersin, dan berbicara bisa sampai 1,8 meter. Untuk itu, penting untuk menjaga jarak dengan orang lain demi menghindari penularan virus melalui droplet.

Itulah sebabnya pemerintah Indonesia sekarang merekomendasikan untuk mengenakan masker dari kain saat pergi keluar rumah, terutama di tempat-tempat yang sulit berjarak dengan orang lain setidaknya dua meter.

Masker kain direkomendasikan karena seperti dijelaskan di atas, orang dengan Covid-19 yang tidak menyadari terinfeksi karena tidak memiliki gejala masih dapat menyebarkan virus ke orang lain.

Pemerintah mengimbau semua orang memakai masker kain. Sementara masker bedah dan N95 hanya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dan tenaga medis.

Peneliti Butuh Waktu 18 Bulan untuk Siapkan Vaksin Virus Corona

Melansir The Guardian, Minggu (29/3/2020), dalam dua kasus virus corona sebelumnya vaksin dikembangkan setelah masa puncak berakhir.

“Akselerasi dalam proses ini sangat dramatis. Dimulaid ari SARS, kemudian MERS, kemudian digunakan untuk Covid-19,” tutur Dr Maria Van Kerkhove, Techical Lead dari WHO Emergencies Program seperti dikutip dari CNBC.

Namun, WHO mengingatkan butuh waktu lama untuk vaksin tersedia untuk keperluan publik. Para ilmuwan mengatakan uji klinis dan keamanan membutuhkan waktu sedikitnya 18 bulan.

Prinsip dasar vaksin

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved