Berita Viral

Viral Satpam SD Tampar Perawat, Wali Kota Semarang Minta Maaf dan Minta Pelaku Diproses Hukum

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengaku prihatin terhadap kejadian pemukulan seorang perawat di klinik Pratama Dwi Puspita yang dilakukan oleh war

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengaku prihatin terhadap kejadian pemukulan seorang perawat di klinik Pratama Dwi Puspita yang dilakukan oleh warga Kemijen, Semarang Timur.

Oknum tersebut melakukan pemukulan lantaran merasa tidak terima diberi saran oleh perawat untuk mengenakan masker.

Kemudian, ia marah dan memukul perawat itu.

Pengakuan Perawat di Semarang yang Ditampar Satpam SD, Sempat Diancam Mau Dibunuh

Sambil Menahan Tangis, Penampar Perawat di Semarang : Saya Menyesal dan Minta Maaf

Penampar Perawat di Semarang Akhirnya Ditangkap Polisi, Ternyata Penjaga Malam Sekolah Dasar

Kuras Tabungan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Sanggup Bayar 55 Karyawan Hanya Sampai Desember 2020

Menurut Hendi, sapaan akrabnya, kejadian tindakan tidak terpuji itu menjadi pembelajaran bagi warga yang lain untuk mematuhi aturan yang ada.

"Saya rasa ini jadi pelajaran yang sangat berharga.

Kami sekali lagi meminta untuk mematuhi aturan yang ada.

Tenaga medis telah mengorbankan tenaga dan pikiran.

Maka, seluruh warga Semarang ikuti masukan tim medis.

Anda ke klinik harus jaga jarak,

Anda ditegur pakai masker ya harus pakai masker," pintanya.

Hendi pun meminta maaf atas kejadian arogansi warga Semarang yang telah melakukan pemukulan.

Pihaknya sudah berkoordunasi dengan kepolisian agar memproses oknum tersebut supaya menjadi shock theraphy agar tidak melakukan hal arogansi serupa kepada tenaga medis.

Dia juga terus memberikan semangat kepada para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan covid-19.

"Mudah-mudahan kedepan selalu ada hal baik.

Semoga covid-19 segera pergi dari Indonesia," ucapnya. (eyf)

Di Tengah Wabah Virus Corona Teguh Optimis Pembangunan Kampoeng Goetji 1930 Selesai di Agustus 2020

Bantu Lawan Virus Corona, Forum Mobil Sragen Asri Bagikan 1.000 Masker Kain ke Pengguna Jalan

DPRD Kota Salatiga Usul Libatkan Psikolog Bantu Tangani Pasien Virus Corona, Ini Alasannya

Kurangi Aktivitas Warga karena Wabah Virus Corona, Pemkab Sragen Gagas Pasar Online

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved