Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

DPRD Demak Usul PDAM Gratiskan Air Pelanggan Selama Wabah Virus Corona

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Demak mengusulkan agar PDAM menggratiskan biaya langganan air bagi masyarakat selama virus corona.

Tayang:
Penulis: Moch Saifudin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Moch Saifudin
Rapat Pimpinan DPRD Demak meminta PDAM gratiskan air pelanggan selama wabah corona, belum lama ini. 

TRIBUNJATENG COM, DEMAK - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Demak mengusulkan agar PDAM menggratiskan biaya langganan air bagi masyarakat kelas bawah selama virus corona tidak diketahui sampai kapan.

Mengurangi beban kalangan ekonomi menengah ke bawah, Ketua DPRD Kabupaten Demak, Fahrudin Bisri Slamet mengajak pemerintah daerah untuk turut membantu penderitaan warga, salah satunya dengan menggratiskan air PDAM.

"Seharusnya Pemkab bisa membantu masyarakat kelas bawah dengan menggratiskan pembayaran langganan air PDAM."

"Minimal 50 persen atau bagaimana."

"Ini merupakan peran BUMD dalam berempati kepada masyarakat kelas bawah."

"Terlebih untuk mencegah penyebaran virus," jelasnya beberapa waktu lalu.

"Penggratisan biaya PDAM pada masyarakat kelas bawah sudah dilakukan oleh daerah lain."

"Tinggal Demak yang belum melakukannya, saya harap ini bisa dilakukan secepatnya," imbuh Slamet.

MC dan Seniman Pasrah Kehilangan Pekerjaan, Minta Pemkot Semarang Tak Hanya Urus Ojol dan Buruh

24 Hari Berdiam di Rumah, Ruben Onsu: Saya Sudah Enggak Mau Injak Timbangan

Viral Wanita Lemparkan Uang ke Kurir Pengiriman Paket, Diduga Takut Kena Corona

WHO: 3 Vaksin Virus Corona Telah Diuji pada Manusia

Dijelaskan oleh Slamet bahwa dalam penanganan wabah Corona ini, pihaknya sudah menganggarkan Rp 29,117 miliar yang diambilkan dari masing-masing OPD.

Lanjutnya, anggaran tersebut diambilkan dari anggaran pergeseran, DPRD sendiri menganggarkan sebesar Rp 3,5 miliar.

"Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan apd dan honor tenaga kesehatan dan honor TNI Polri," jelasnya.

Ia menambahkan, tugas desa sendiri selanjutnya mengadakan padat karya untuk menekan angka pengangguran akibat wabah covid-19 ini.

Selain itu, lanjutnya, juga pembelian alat-alat penanganan covid-19, seperti apd dan spryer serta obat.

"Mereka juga bisa membuat pos karantina bagi warga yang ODP serta menganggarkan kebutuhan hidup warga yang dikarantina. Selanjutnya desa juga bisa mengcover warga yang tidak terdaftar dalam JPS, atau jaring pengaman sosial," jelasnya.

(ivo)

Pemkab Purbalingga Tingkatkan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Corona

Reza Alatas Pemain Ganteng-Ganteng Srigala Positif 3 Jenis Narkoba, Terancam 12 Tahun Penjara

Wanita Kelahiran Semarang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Selangor Malaysia, 27 Hari di Kamar Mayat

Polisi Tangkap 3 Provokator Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona di Banyumas

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved