Ngopi Pagi
FOKUS : Desa Wisata di Tengah Corona
Mas Karjo sedang mbakar jadah dan tempe bacem saat Timbul datang ke angkringan milik Mas Karjo yang ada di seberang jalan balai desa
Penulis: rika irawati | Editor: Catur waskito Edy
Tak seperti saat mendorong desa-desa menjadi mandiri lewat pengembangan potensi wisata, pemerintah seolah acuh saat para pelaku wisata kreatif dan desa wisata kelimpungan menghadapi wabah corona.
"Jangankan pendampingan, tanya apakah warga di sini bisa makan setelah tak ada wisatawan yang datang saja, tidak pernah," ucap Mas Karjo menirukan curhatan seorang anggota Pokdarwis dalam panggilan bersama tadi.
Dalam kondisi seperti ini, pendampingan dan memberi rasa nyaman bagi para pelaku desa wisata sangat penting.
Kalaupun tidak mampu menjanjikan pemberian bantuan selama menghadapi pandemi corona, pemerintah lewat dinas pariwisata masing-masing wilayah bisa terus memantau kondisi desa wisata yang ada. Sambil mendata, apa saja yang mereka butuhkan saat wabah ini berlalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rika-irawati-wartawan-tribun-jateng_tajuk_20170803_073642.jpg)