Promoter Polda Jateng

Muda-mudi di Kebumen Masih Nekat Nongkrong Abaikan Physical Distancing, Ini kata Kapolres

Saat ini sudut kota Kebumen terlihat mulai ramai oleh kegiatan warga. Bahkan terlihat beberapa masyarakat bak

IST
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat pembagian sembako kepada warga yang secara tidak langsung terkena imbas dari Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Saat ini sudut kota Kebumen terlihat mulai ramai oleh kegiatan warga.

Bahkan terlihat beberapa masyarakat bak "Dewa" yang kebal dari Virus Corona Covid-19, tetap nongkrong di seputaran Alun-alun Kebumen, Kamis (16/4) siang.

Sejumlah muda-mudi tetap asyik nongkrong di seputaran Alun-alun Kebumen tanpa memperhatikan keselamatannya.

Profil Gus Baha, Putra Ulama Ahli Quran dan Santri Kesayangan Mbah Moen yang Kini Digandrungi

Siapa Anggota DPR RI Yang Sudah Terima Rp 116.650.000 untuk Uang Muka Beli Mobil Baru?

Cerita Warga Detik-detik Patung Dewa Perang di Tuban Runtuh, Tiba-tiba Langsung Brug!

Anda Ingin Dapat Dana BLT Rp 600 Ribu Per Bulan? Begini Syarat dan Cara untuk Mendapatkannya

Entah karena sudah jenuh terlalu lama di dalam rumah atau memang mengesampingkan himbauan Pemerintah tentang Social Distancing dan Physical Distancing.

Padahal tujuannya jelas untuk memotong mata rantai penularan virus Corona Covid-19.

Hal ini tentu sangat disayangkan sekali ditengah terus bertambahnya status pasien positif Corona di Kebumen.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Kebumen, hingga sampai saat ini ada 4 pasien Corona di Kota Kebumen.

Selanjutnya sebanyak 763 warga Kebumen berstatus orang dalam pemantauan (ODP) serta ada 21 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang di rawat di 6 Rumah Sakit.

"Kalau tidak penting sekali, lebih baik di rumah saja.

Saat ini sudah mulai banyak pemudik memasuki Kabupaten Kebumen.

Semua harus waspada," jelas Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kamis (16/4).

Lanjut AKBP Rudy, saat ini penting menganggap dirinya sebagai ODP, dengan demikian semua orang akan waspada satu sama lain.

"Kita nggak tahu terpapar Virus atau enggak.

Maka saat ini semua harus patuh terhadap kebijakan Pemerintah.

Semua wajib mengenakan masker dan jaga jarak," katanya. (Humas Polres Kebumen)

Pemkab Semarang Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar

Pelatih Timnas Shin Tae-yong Kritik Cara Indonesia Tangani Pandemi Corona: Buruk

Ditetapkan Kampung Siaga Covid-19, Masuk RW 11 Kelurahan Kuningan Wajib Pakai Masker dan Cuci Tangan

Situasi Corona, Dugderan 2020 di Semarang Digelar Sederhana, Hendi: Hanya Saya, Bu Wakil dan Takmir

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved