Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Mualim Minta Warga Kota Semarang Jujur saat Diperiksa Tenaga Medis

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim meminta masyarakat jujur saat diperiksa oleh tenaga medis.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
IST
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak covid-19 di sekitar rumahnya, Jumat (17/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim meminta masyarakat jujur saat diperiksa oleh tenaga medis.

Masyarakat harus menyampaikan riwayat perjalanan secara detail kepada petugas medis agar tidak terjadi penularan virus corona atau covid-19.

Hal ini menyusul terjadinya penularan terhadap tenaga medis di RSUP Dr Kariadi.

Selepas Pesta Miras Ciu, Remaja Putri Mabuk di Semarang Ini Dianiaya Pria Hingga Babak Belur

Pasien Positif Corona di Kober Purwokerto Akhirnya Mengaku Peserta Ijtima Jamaah Tabligh Gowa

Pesan Korban Corona Asal Karanganyar: Kalaupun Saya Mati, Saya Ingin Mati di Rumah

Update Corona di Cilacap 17 April2020: 14 Positif, 43 PDP Negatif

"Tenaga medis sudah berjuang mati-matian.

Masyarakat harus jujur dengan riwayat perjalananya dan penyakitnya," paparnya saat pembagian paket sembako di Posko Relawan Merah Putih (Sugiono-Mualim), Jumat (17/4/2020).

Dia meminta, masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang ada di Kota Semarang apabila mengalami gejala.

Bagi yang tidak mengalami gejala, akan lebih baik jika mereka bersedia melakukan tes rapid sendiri dengan biaya mandiri.

"Kami harap warga Semarang baik yang sehat maupun yang sakit, sama-sama cek diri.

Ini sangat diperlukan. K

alau memang sakit, ada gejala sampaikan apa adanya.

Biar petugas medis tidak bingung menanganinya, apakah ini benar positif atau tidak," ujarnya.

Dia menyebut, masyarakat tidak perlu takut apabila memang hasil tes menunjukan tepapar covid-19.

Mereka juga tidak perlu khawatir dikucilkan masyarakat lain.

Justru, rasa khawatir dan takut dapat membuat penanganan covid-19 semakin lama.

Hal yang saat ini diperlukan adalah kejujuran agar dapat memutus mata rantai penularan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved