Breaking News:

Virus Corona Jateng

UPDATE: Tenaga Medis RSUP dr Kariadi Yang Banyak Tertular Justru yang Tak Melayani Pasien Covid-19

Direktur Utama dr Agus Suryanto menyampaikan fakta tenaga medis yang positif covid-19 bukan yang sedang melayani pasien virus corona.

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Tangkapan Layar video Direktur Utama RSUP dr Kariadi Semarang, dr Agus Suryanto klarifikasi dan menjawab pertanyaan media 

Dirut RSUP dr Kariadi Ungkap Tenaga Medis Yang Tak Melayani Pasien Covid-19 Justru Paling Banyak Tertular

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Mengenai tenaga medis RSUP dr Kariadi Semarang yang dinyatakan positif covid-19, Direktur Utama dr Agus Suryanto menyampaikan fakta tenaga medis yang positif covid-19 bukan yang sedang melayani pasien virus corona.

"Jadi faktanya seperti itu. Justru yang positif covid terjadi lebih banyak dokter daripada perawat," ungkapnya kepada Tribun Jateng, Jumat (17/4/2020) kemarin.

Menurutnya, hal itu menjadi perhatian untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Dia menuturkan, pihaknya tidak bosan untuk selalu memberikan edukasi dan motivasi kepada para dokter.

Mengenai penambahan pasien positif covid-19, Agus menyampaikan, sebagai rumah sakit rujukan, RSUP dr Kariadi merawat pasie dengan kondisi klinis berat dan sangat berat.

Perempuan yang Tergeletak di Pinggir Jalan di Cilacap yang Diveakuasi Ternyata Alami Gangguan Jiwa

WASPADALAH! Penipuan Berkedok Donasi untuk Bantu Penanganan Wabah Corona

Penelitian Terbaru British Medical Journal: 78 Persen Orang yang Positif Corona Tak Tunjukkan Gejala

Penelitian Terbaru British Medical Journal: 78 Persen Orang yang Positif Corona Tak Tunjukkan Gejala

"Sehingga kemungkinan positifnya adalah sangat tinggi. Kasus-kasus covid ini pada kadar-kadar tertentu memang sulit untuk dipisahkan atau disingkirkan apakah ini covid-19 atau bukan," ungkapnya.

Menurutnya, keadaan ini dilema. Kalau pasien itu positif maka pasien lain juga akan masuk menjadi PDP.

"Oleh karena itu, maka kami memperkuat screening di depan. Screening itu dengan memberdayakan beberapa dokter spesialis untuk mengidentifikasi covid-19 atau bukan," tuturnya.

Mengenai kemungkinan penambahan pasien positif siginifikan atau tidak, Agus menyampaikan tidak bisa menjelaskan hal tersebut.

"Namun kalau melihat kasus secara nasional masih terus bertambah dan meningkat. Jadi, kita harus tetap waspada dan tentunya kita semua unsur harus hati-hati dan tetap menjaga jarak agar tidak terjadi penularan," ajaknya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved