Berita Karanganyar
16 Ribu Pemudik Asal Karanganyar Masih Tertahan di Jabodetabek, Dishub Minta Pagaranyar Tak Mudik
Dinas Perhubungan meminta Paguyuban Warga Karanganyar atau Pagaranyar tidak mudik lebaran 2020. Soal larangan mudik masih tunggu keputusan bupati.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karanganyar masih menunggu instruksi dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono terkait larangan mudik.
Plt Kepala Dishub Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto menyampaikan, berkaitan dengan larangan mudik, pihaknya masih menunggu instruksi dari Bupati Karanganyar.
Namun sebelumnya pihaknya telah berkirim surat kepada paguyuban warga Karanganyar (Pagaranyar) di Jabodetabek terkait imbauan supaya tidak mudik terlebih dahulu.
• Polisi Iba Lihat Kondisi Rumah Pencuri Beras 5 Kg, Kursi dan Meja Saja Tidak Punya
• Yuni Tak Punya Firasat Apapun Melihat 2 Pria di Kebun Kopi Bawen, Apalagi saat Itu siang bolong
• Viral Unboxing Kasur Spring Bed Harga Murah, Ketika Dibongkar Isinya Bikin Murka
• Wajah Maniak Judi Semarang Bonyok Setelah Ketahuan Maling Motor, Kalah Duel Adu Jotos dengan Korban
"Sebelumnya sudah kita surati supaya tidak mudik.
Sampai saat ini sudah ada 16 ribu pemudik yang tiba di Karanganyar.
Informasi dari Pagaranyar masih ada 16 ribu pemudik di sana," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (21/4/2020).
Sebelum adanya larangan mudik, Dishub Karanganyar sudah melakukan penjaringan bua Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di empat titik seperti Terminal Palur, Jatiyoso, Matesih dan Karangpandan.
"Sementara kita masih penjaringan AKAP, karena waktu itu belum ada larangan.
Tentunya nanti kita perketat sambil menunggu instruksi dari Pak Bupati," terangnya.
Dikatakannya, sejak Maret 2020 lalu, pihaknya sudah berkirim surat ke beberapa agen perusahaan otobus.
Supaya bus dapat berhenti di titik pemberhentian pemudik guna melakukan pendataan sekaligus skrining.
Adapun mudik gratis yang biasa dilakukan menjelang Perayaan Idul Fitri juga terpaksa ditiadakan di tengah pandemi virus corona.
Tahun sebelumnya Dishub bekerja sama dengan rekanan menyediakan 32 bus bagi para pemudik dari Jabodetabek.
(Ais)
• Misteri Kondisi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang Dikabarkan Kritis, Ini Kata Korea Selatan
• 2 Hari Kelaparan, Yuli Meregang Nyawa di Jalan Menuju Puskemas, Sudah Berulangkali Ajukan Bantuan
• Jokowi Larang Mudik, Tanggapan Sudjiwo Tedjo: Ini Baru Presiden
• 9 Hal yang Membatalkan Puasa dan Dasar Hukumnya dari Hadits Nabi Muhammad SAW
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sundoro-budi-karyanto.jpg)