Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Pasien Positif Corona Klaster Ijtima Gowa di Jateng Makin Bertambah, Paling Banyak Wonosobo

Medio Maret, sejumlah warga Jawa Tengah berangkat ke Gowa Sulawesi Selatan untuk mengikuti ijtima dunia.

dok_FB_tribun_timur
Jamaah peserta Ijtima_zona_asia_di Pakkato, Gowa, Sulsel, Rabu (18/3/2020) 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -  Pertengahan Maret, sejumlah warga Jawa Tengah berangkat ke Gowa Sulawesi Selatan untuk mengikuti ijtima dunia.

Namun, pemerintah setempat membatalkan acara yang berlangsung di tengah pandemi corona Covid-19.

Meski begitu, sejumlah peserta sudah terlanjur tiba di lokasi dan berkumpul.

Termasuk peserta dari luar negeri.

Pemerintah setempat sempat mengisolasi sejumlah peserta karena diketahui memiliki suhu tubuh tinggi dan mengalami sakit gejala Covid-19.

Badan Kesatuan Bangsa Politik (Bakesbangpol) Jateng mencatat ada sekitar seribu lebih warga provinsi ini yang ikut acara tersebut.

Mereka pun diminta karantina mandiri di rumah dengan status orang dalam pemantauan (ODP).

Akhir-akhir ini, alumni ijtima dunia tersebut terindikasi positif Covid-19 setelah melakukan rapid test.

Beberapa juga sudah dinyatakan positif setelah pemeriksaan lanjutan dengan PCR.

Mudik Tahun Ini Resmi Dilarang, Polisi Siapkan Rencana Penutupan Jalan Tol dan Non-Tol 

BERITA LENGKAP: Jalan Dr Wahidin, Lamper Tengah, dan Tanjung Ditutup Setiap Malam Mulai Hari Ini

Pamit Buang Hajat, Anwar Ditemukan Meninggal Tertelungkup di Sungai Jragung Demak

Triknya Biar Tak Ribet Buat Menu Sahur: Tak Punya Banyak Waktu Memasak Saat Sahur?

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melalui keterangan tertulis, menegaskan agar warga Jateng yang baru mengikuti acara tersebut untuk jujur dan segera melapor.

Hal tersebut mengingat tingginya kasus penularan Covid-19 dari klaster tersebut.

"Mereka telah pulang dan ada data yang diberikan kami untuk selanjutnya mereka melalukan tes.

Untuk yang lain, tolong jujur, tolong cerita, kalau diam diam akan bahaya, jujur itu penting.

Kalau perlu sekarang ngacung yang dari Gowa.

Tolong dengan kesadaran diri untuk melapor. Bantu kami," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved