Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sukoharjo

Pemkab Sukoharjo Batasi Kegiatan Ramadan 2020, dari Sholat Tarawih hingga Pembagian Takjil

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo akan memberikan batasan yakni selama bulan suci ramadan 2020 M / 1441 H.

Editor: m nur huda
ISTIMEWA
ILUSTRASI - PT Patra Jasa adakan kegiatan bagi takjil gratis bagi pemudik. 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo akan memberikan batasan pada aktifitas sosial untuk cegah penyebaran virus corona dimulai Jumat (24/4/2020) mendatang.

Batasan aktifitas tersebut yakni selama bulan suci ramadan 2020 M / 1441 H.

Ketua Kementerian Agama Sukoharjo H Ikhsan Muhadi mengatakan, pembatasan akan dilakukan pada salat jamaah di masjid.

Catatan Wabah Penyakit Sudah Ada Sejak Prasejarah, Fosil Homo Erectus di Sangiran Beri Bukti

Update Corona Banyumas: Pasien Positif Corona Tambah 8 Orang, 2 di Antaranya Perawat

Artis Sarah Shahab Kini Jadi Dokter, Ikut Tangani Pasien Corona

Sidang Isbat 1 Ramadhan 2020 Kemenag Digelar Besok Kamis 23 April

Harga Minyak Dunia Anjlok, Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah Rp 15.538 Per Dollar AS

Saat ini, salat jamaah di sejumlah masjid seperti salat lima waktu dan salat jumat telah ditiadakan karena adanya pandemi virus corona ini.

Sehingga pada saat memasuki bulan suci Ramadhan nanti, salat tarawih juga akan terdampak.

"Salat tarawih dan tadarus dilakukan di rumah masing-masing," kata Ikhsan saat dihubungi TribunSolo.com, Rabu (22/4/2020).

Selain salat berjamaah, kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat saat bulan Ramadhan juga bakal dilarang oleh Kemenag Sukoharjo.

"Sahur dan buka puasa dilakukan di rumah masing-masing." ucapnya.

"Dan diupayakan tidak ada pembagian takjil di jalan, karena dapat mengumpulkan banyak orang dalam satu tempat," imbuhnya membeberkan.

Mengenai takjil, Ikhsan menyarankan untuk menggantinya dengan sedekah, atau kegiatan yang lain dengan catatan tidak menimbulkan kerumunan orang banyak.

Kerumunan orang banyak dinilai dapat memudahkan virus corona menyebar, sedangkan di Kabupaten Sukoharjo sendiri saat ini jumlah kasusnya tertinggi di Solo Raya.

Selama bulan puasa nanti, Ikhsan memberikan enam tips, yaitu:

1. Melaksnakn ibadah sesuai dengan tuntunan syariah.

2. Perbanyak doa dan dzikir bersama keluarga inti.

3. Melaksanakan salat tarawih dan tadarus bersama keluarga inti di rumah.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved