Berita Kabupaten Semarang
Jalur Ambarawa-Banyubiru Kabupaten Semarang Tergenang Banjir
Selain dua dusun di Desa Rowoboni Banyubiru Kabupaten Semarang tergenang banjir, akses jalur Ambarawa-Banyubiru juga tergenang banjir
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Selain dua dusun di Desa Rowoboni Banyubiru Kabupaten Semarang tergenang banjir, akses jalur Ambarawa-Banyubiru juga tergenang banjir, Jumat (24/4/2020).
Akses jalur itu tepatnya di kawasan Demakan, Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Banjir setinggi di atas mata kaki itu arusnya terpantau deras. Beberapa kendaraan roda dua melaju di jalur tersebut harus mogok di tengah jalan sehingga harus didorong oleh warga sekitar yang berjaga.
Beni Sinaga, warga sekitar mengatakan, banjir di akses jalur tersebut baru kali ini terjadi.
"Dulu sempat pernah terjadi banjir seperti ini tahun 1992. Lalu ini yang besar," paparnya.
Menurut Beni, penyebab banjir di akses jalur Ambarawa-Banyubiru adalah karena hujan deras yang melanda kawasan tersebut dini hari tadi.
"Dan infonya pintu air Rawa Pening di Tuntang ditutup sehingga air kiriman hujan kumpul di akses jalan ini," paparnya.
• Achmad Purnomo Mundur Bersaing dengan Gibran, Alasanya Dinilai Pengamat Terlalu Klise
• Bayinya Masih Pakai Pampers dan Pakaian saat Dimakamkan, La Nguna: Itu Terus Membayangi Saya
• 2 Petugas Sempat tak Percaya Lihat Kantong Mayat Bergerak Sendiri, Mereka pun Sepakat Membukanya
• Promo Superindo Akhir Pekan 24-26 April 2020, Diskon Kurma Sayur Buah hingga Minyak, Ini Daftarnya
Menurutnya banjir di akses jalur Ambarawa-Banyubiru itu terjadi sejak pagi hari tadi.
"Sudah berangsur-angsur surut. Tadi pagi selutut orang dewasa, dan saat ini di atas mata kaki," lanjutnya.
Warga lainnya, Agung Nirwanto, mengatakan, beberapa warga sekitar berjaga-jaga di pinggir jalan yang tergenang air tersebut.
Agar apabila ada kendaraan bermotor yang nekat melewati jalur tersebut kemudian mogok di tengah jalan bisa langsung didorong ke pinggir jalan.
"Tadi ada beberapa motor yang mogok, langsung kami dorong," imbuhnya. (Ahm)