Berita Solo

Stasiun Purwosari dan Lempuyangan Tak Layani Kereta Jarak Jauh

Pembatalan perjalanan kereta ini menyusul adanya larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah di tengah pandemi virus corona

TRIBUN JATENG/dok
STASIUN PURWOSARI 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Stasiun Purwosari Solo dan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta yang biasa terdapat kereta jarak jauh kini tak melayaninya.

Hal ini lantaran adanya pembatalan perjalanan kereta jarak jauh utamanya jurusan Jakarta dan Bandung.

Pembatalan perjalanan kereta ini menyusul adanya larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah di tengah pandemi virus corona.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, sebelumnya masih terdapat dua perjalanan kereta menuju Jakarta maupun Bandung yaitu KA Bima dan KA Kahuripan.

Bayinya Masih Pakai Pampers dan Pakaian saat Dimakamkan, La Nguna: Itu Terus Membayangi Saya

Korea Utara Mati-matian Menutupi, tapi Pembelot yang Ditembak Ini Positif Corona, Ungkap Segalanya

Promo Indomaret dan Alfamart Lengkap, Belanja Awal Ramadan Lebih Hemat, Minyak Goreng hingga Susu

Promo Superindo Akhir Pekan 24-26 April 2020, Diskon Kurma Sayur Buah hingga Minyak, Ini Daftarnya

Namun, mulai tanggal hari ini penghentian atau pembatalan sementara perjalanan KA tersebut.

"Pembatalan ini untuk sementara ditetapkan hingga 30 April 2020, sambil dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan.

Jika terdapat perpanjangan waktu maka akan diinformasikan kembali secara resmi," kata Eko, Jumat (24/4/2020).

Dengan adanya pembatalan perjalanan KA tersebut dan KA jarak jauh lainnya secara tidak langsung membuat Stasiun Purwosari dan Stasiun Lempuyangan untuk sementara waktu tidak melayani keberangkatan penumpang kereta jarak jauh.

"Mulai tanggal 24 April 2020 untuk sementara waktu, Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Purwosari hanya melayani perjalanan KA Prambanan Ekspres (Prameks) dan KA Angkutan Barang. Kami mengimbau kepada masyarakat yang memerlukan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta jarak jauh untuk tidak datang menuju kedua Stasiun tersebut," ucapnya.

Saat ini hanya tersisa dua kereta jarak jauh yang masih beroperasi melintasi Daop 6 Yogyakarta. Yakni KA Wijayakusuma relasi Cilacap - Yogyakarta - Klaten - Solo Balapan - Sragen - Surabaya Gubeng - Ketapang (PP) dan KA Ranggajati relasi Cirebon - Yogyakarta - Klaten - Solo Balapan - Sragen - Surabaya Gubeng - Jember (PP).

Selain itu terdapat delapan perjalanan kereta lokal Prameks yang masih tetap beroperasi seperti biasanya ini untuk mengakomodir perjalanan penumpang yang memang terdapat kepentingan mendesak atau memiliki pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

Adapun Prameks yang masih beroperasi antara lain empat perjalanan relasi Yogyakarta - Solo Balapan dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta Pukul 05.15 WIB, 08.20 WIB, 12.05 WIB, 15.55 WIB, serta 4 perjalanan relasi Solo Balapan - Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan Pukul 06.35 WIB, 09.50 WIB, 14.20 WIB, 18.12 WIB.

Eko Budiyanto melanjutkan, penumpang yang keretanya batal berangkat akan dikembalikan biaya tiketnya 100 persen.

Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan untuk mengikuti petunjuk selanjutnya. Jika belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan kereta jarak jauh dan lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, maka akan langsung diganti secara tunai. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved