Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada 2020

Balon Walkot Solo Achmad Purnomo & Bupati Wonogiri Kompak Ancam Mundur dari Pilkada 2020

Balon Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Achmad Purnomo mengaku salut dengan keputusan yang dilakukan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.

Tayang:
Editor: m nur huda
Tribun Solo
Bakal Calon (Balon) Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Purnomo dan Bupati Wonogiri Joko Sutopo 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Bakal Calon (Balon) Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Achmad Purnomo mengaku salut dengan keputusan yang dilakukan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek.

Pasalnya mereka kompak mengancam akan mundur dari pencalonan Pilkada 2020 bilamana Pilkada dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Purnomo mengatakan, mereka memiliki pemikiran yang sama walaupun tidak pernah janjian.

"Kami tidak pernah janjian," kata Purnomo saat ditemui di Mapolresta Solo, Selasa (28/4/2020).

"Iya, Salut kalau pemikirannya juga begitu," imbuhnya.

Jual Mobil yang Akan Ditarik Leasing, Eep Ditembak Pembeli, Jasadnya Dibuang Ke Sungai Citarum

Amien Rais CS Ingin Ungkap Gerakan Terselubung Pemerintah Terbitkan Perppu Corona

Secarik Kertas Wasiat Ungkap Misteri Kematian Siswi yang Ditemukan di Sungai Merawu Banjarnegara

Hari Ketiga PKM Semarang, Pengendara Arah Timur Diperiksa Ketat, Ada yang Disuruh Putar Balik

Alasannya mereka mengancam mundur juga sama, yaitu tengah memfokuskan diri dalam penanganan pandemi Covid-19 di daerah masing-masing.

Seperti yang diketahui, saat ini Purnomo masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo, dan Joko Sutopo Sebagai Bupati Wonogiri sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri.

Ditegaskan Purnomo dirinya tidak pernah janjian dengan Bupati Wonogiri tersebut untuk mengancam mundur.

Semua memikirkan sama bila Desember 2020 dilaksanakan Pilakda Serentak tidak tepat lantaran saat ini baru pandemi corona.

Bakal Calon (Balon) Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Purnomo dan Bupati Wonogiri Joko Sutopo
Bakal Calon (Balon) Wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Purnomo dan Bupati Wonogiri Joko Sutopo (Tribun Solo)

Sementara itu, Purnomo juga mengatakan, dirinya tidak ada rencana dan tidak akan pindah ke Partai Lain.

"Tidak, saya tidak akan pindah ke lain partai," jelasnya.

Purnomo menyatakan, siap menerima apapun keputusan partai terkait kemundurannya.

Apabila, Pilakda Serentak tidak jadi digelar Desember apakah dia lanjut atau tidak juga diserahkan pada partai.

"Saya ikut partai dan tidak akan pindah," jelas Purnomo.

Bupati Wonogiri Ancam Mundur dari Pilkada

Bakal Calon Bupati Wonogiri dari PDI Perjuangan, Joko Sutopo juga mengancam mundur dari pencalonannya di Pilkada 2020 bilamana Pilkada dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Berbeda dengan Purnomo, pria yang akrab disapa Jekek itu telah mengantongi rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada 2020 berpasangan dengan Sriyono.

Joko juga menuturkan, tidak ada komunikasi dengan Purnomo terkait rencananya untuk mengundurkan diri dari pencalonan Pilkada 2020.

"Belum ada komunikasi dengan pak Purnomo," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Minggu (26/4/2020).

Dia menegaskan, keputusan itu murni keputusan diri sendirinya.

"Yang perlu ditegaskan itu sikap pribadi, itu pemikiran pribadi atas suatu reaksi melihat kondisi sosial masyarakat yang seperti ini," jelasnya.

"Jika kita lihat, seluruh sendi kehidupan sedang bermasalah semua," imbuhnya membeberkan.

Sehingga dalam kondisi seperti ini, dia ingin fokus terlebih dahulu untuk memerangi penyebaran covid-19 ini, khususnya di Kabupaten Wonogiri.

Sebab, bila tren penyebaran virus corona ini telah turun, pemerintah masih akan memerlukan banyak waktu untuk masa recovery, baik dalam sektor ekonomi, sosial, dan kesehatan.

"Jadi kondisi seperti ini sangat tidak pas jika kita didorong untuk momentum Pilkada," jelasnya.

"Jadi saya bicara momentumnya saja yang tidak tepat," imbuhnya.

Joko Sutopo sediri lebih awal mengancam untuk mundur dari pencalonan Pilkada, lalu sehari kemudian Purnomo juga menyatakan sikap yang sama. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Wawalkot Solo Dan Bupati Wonogiri Kompak Ancam Mundur dari Pilkada 2020, Purnomo : Kami Gak Janjian

Minta Uang Modal Nikah, Pria di Semarang Aniaya Kakak Kandung hingga Tangan Kanan Patah

Dilarang Keluar Perbatasan Jateng-DIY, Plat Luar Daerah Diminta Putar Balik di Magelang

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved