Breaking News:

Berita Demak

Buruh Demak Aksi Virtual di Tengah Pandemi Corona, Berharap Tidak Di-PHK dan Dapat THR Penuh

Polres Demak bersama pejabat utama Polda Jateng memberikan sejumlah sembako kepada buruh Demak yang terdampak virus corona berkenaan dengan Hari Buruh

Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
IST
Polres Demak bersama PJU Polda Jateng memberikan sejumlah sembako kepada buruh Demak di Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Polres Demak bersama pejabat utama Polda Jateng memberikan sejumlah sembako kepada buruh Demak yang terdampak virus corona berkenaan dengan Hari Buruh Internasional.

Pemberian sembako secara simbolis tersebut diserahkan di rumah ketua Aliansi Gerakan Buruh Demak (Gebrak), Jangkar Puspito di Jalan Pantura Sayung.

"Pertama kepolisian daerah wilayah Jawa Tengah mengucapkan mayday bagi para buruh.

Bintang Jadi 3 di Pundak, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel Sujud Sukur dan Ziarah ke Makam Ibu Jokowi

Viral Komentar Kocak Gibran Retweet Unggahan Foto Jokowi Wisuda di UGM: Dapet Ducati

Viral Pria Ini Nekat Pulang Kampung Jalan Kaki 428 Km karena Kangen Anak, Sepatu Rusak di Tol

Takmir Masjid di Banyumas Ini Akan Robohkan Masjid, Kecewa Imbauan Ibadah di Rumah, Bupati kaget

Selanjutnya, menjadi kebijakan Polda Jateng untuk peduli terhadap buruh dari segala lapisan.

Kami sambangi dor to dor dan menyerahkan secara simbolis, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolres Demak," jelas Dirpamobvid Polda Jateng, Kombes Pol Suparyono, Jumat (1/5/2020).

Sementara Kapolres Demak, AKBP R Fidelis Purna Timoranto mengatakan, jumlah buruh di Demak yang dirumahkan dan terkena PHK masih dalam pendataan lantaran jumlahnya masih dinamis dan terus berkembang.

"Jumlah sembako yang diberikan hari ini sekira 430 bingkisan, yaitu ke Aliansi Gebrak dan KSPN," jelasnya.

Ketua Aliansi Gebrak, Jangkar Puspito mengatakan, pihaknya berharap buruh di Demak tidak terPHK dengan adanya pandemi corona dan mendapatkan tunjangan hari raya secara penuh.

Ia menjelaskan, jumlah buruh di Demak yang dirumahkan dan terPHK sekira sejumlah 2000 an.

"Kami melakukan upaya pendekatan ke dinakerin dan Apindo agar tidak terPHK atas pandemi corona ini," jelasnya.

Ia menambahkan, sesuai PP Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya, pihaknya menegaskan untuk solusi saat ini agar diberikan secara penuh, mengingat sudah "dihembuskan" oleh Dinas Tenaga Kerja Jawa Tengah.

Terkait perihal omnibuslaw, pihaknya masih melakukan perjuangan dengan perwakilan menghadap Presiden.

Selain itu, pihaknya menjelaskan, di tengah pandemi corona ini pihaknya tidak menggelar aksi turun ke jalan melainkan melalui demo virtual.

"Kami masih memperjuangkan omnibuslaw dengan perwakilan dan demo demo virtual," jelasnya. (ivo)

Komunitas Suporter Extreme Boys Bagikan Sembako Hasil Lelang Jersey Legendaris Eks PSIS Semarang

126 Pendaftar Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif di Kota Semarang Lolos Seleksi Awal

Bintang Jadi 3 di Pundak, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel Sujud Sukur dan Ziarah ke Makam Ibu Jokowi

Pandemi Virus Corona, Jumlah Bus yang Masuk di Terminal Tingkir Salatiga Cuma 14% dari Sebelumnya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved