Iklan Redmi Note 9 Pro Dinilai Kontroversial, Xiaomi Jepang Minta Maaf setelah Banyak Kritikan
Selain itu, kapasitas baterai dari Redmi Note 9 Pro juga menjadi salah satu catatan yang membuat Xiaomi percaya diri akan perangkat terbarunya ini
Diketahui bahwa nama tersebut adalah sebutan untuk bom nuklir yang dikirim oleh Amerika ke kota Nagasaki pada tahun 1945 lalu.
Dengan banyaknya kecaman pada pihak Xiaomi, maka perusahaan tersebut telah meminta maaf kepada para warga Jepang.
Melalui unggahan di Twitter, Xiaomi Jepang menyatakan bahwa video tersebut telah dihapus.
"Kami akan melakukan segala hal yang kami bisa untuk mencegahnya terjadi lagi di masa depan," ungkap Xiaomi seperti yang dikutip dari postingan Twitter @XiaomiJapan.
Dengan adanya masalah tersebut, nampaknya Xiaomi telah mengulang kejadian yang sama.
Seperti inilah tampilan iklan video Xiaomi Redmi Note 9, yang menyinggung masyarakat Jepang itu.
Kalau ditelisik, perusahaan ini juga sempat membuat sebuah iklan di negara asalnya Tiongkok.
Saat itu Xiaomi membuat iklan yang sedikit menyangkut aksi 5 tuntutan yang sedang dilakukan oleh masyarakat Hong Kong.
Apakah ini adalah sesuatu yang disengaja oleh Xiaomi atau hanya kebetulan saja?
• Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret
• Romantis, Didi Kempot Bisiki Yan Vellia Kalau Lagu Ini Khusus Untuknya, Satu-satunya Lagu Buat Istri
• Lockdown Corona, 16 Pekerja Pulang Kampung Jalan Kaki, Kelelahan Tertidur di Rel KA Tewas Terlindas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tangkapan-layar-iklan-xiaomi-redmi-note-9-pro-di-jepang.jpg)