Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OPINI

OPINI Opik Mahendra: Belanja Sayuran secara Daring

MEMASUKI bulan Ramadan dengan suasana Physical Distancing dan pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Ber

Tribun Jateng
Opick Mahendra 

Menurut Marshal McLuhan (1960), dalam bukunya yang berjudul “Understanding Media: Extension of A Man” menggambarkan bahwa dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dunia seolah mengecil menjadi sebuah desa global (Global Village) dan informasi akan sangat terbuka dan dapat diakses oleh semua orang.

Dan terbukti, situs jejaring sosial yang sangat berkembang dan populer sekarang ini, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, jelas merupakan bukti nyata perkembangan desa global di dunia yang mengubah manusia dalam cara berkomunikasi, cara berdagang, cara bersekolah, bahkan cara menjalani kehidupan.

Digitalisasi pertanian harus dimaknai sebagai bentuk efektifitas yang kini sudah merambah masyarakat, bukan hanya di perkotaan, tapi juga di pedesaan. Fenomena digitalisasi telah memasuki beragam sektor, termasuk pertanian pun tak mau ketinggalan. Beragam inovasi teknologi dan keterbukaan informasi makin mudah diakses.

Berdasarkan data dari World Economic Forum 2015, kesenjangan ekonomi di seluruh dunia semakin meluas. Hal ini disebabkan oleh kapitalisasi model bisnis tertentu yang menyebabkan distribusi ekonomi tidak merata.

Perluasan kesenjangan ekonomi ini dapat menyebabkan permasalahan sosial-ekonomi di tengah masyarakat. Bukti menunjukkan bahwa dampak positif digitalisasi mampu menggerakkanoutputekonomi dunia bertambah USD 193 billion melaluijob creationsehinggadigitalizationmenjadi penggerak (driver) pertumbuhan ekonomi.

Konsep digitalisasi dapat memberikan pengaruh positif yang signifikan bila diarahkan untuk penguatan dan pemberdayaan petani sebagai produsen komoditas pertanian, dengan skema bisnis 'shared economy' (ekonomi berbagi). Keterbatasan sektor pertanian, seperti lahan, pelaku usaha, dan dominasi pelaku usaha besar, bisa diterobos dengan menggandeng pelaku bisnisstartupuntuk mendukung sektor pertanian.

Kasus keberhasilan model bisnis digital di Indonesia menjadi bukti nyata dalam meningkatkan perekonomian bangsa melalui kisah sukses Tokopedia, Bukalapak, OLX, Traveloka, Go-Jek, Grab dan berbagai macam startup yang dinilai telah berhasil mengimp6lementasikan model bisnis yang mampu memberikan peluang bisnis sekaligus lapangan pekerjaan. Keterlibatan startup dapat memperpendek tata niaga.

Rantai perdagangan yang lebih efisien diharapkan mampu menurunkan biaya transaksi. Selain itu, kemampuan pengelolaan bisnis yang dimiliki startup mampu membuka peluang ekspansi yang lebih luas. Apalagi, serapan tenaga sektor pertanian didominasi pendidikan menengah ke bawah sudah melek teknologi, walau sebatas hanya untuk komunikasi. Trenstartupdi Indonesia akan bergerak ke bidang agrikultur.

Banyak startup anak bangsa yang hadir dengan konsepagriculturetechuntuk memangkas kemelut yang menggurita di aktivitassupply chainpertanian local.E Commerce pertanian diarahkan untuk mengatasi permasalahan yang ada, terkait transfer teknologi dan inovasi budidaya pertanian sehingga produktivitas komoditas pertanian akan memenuhi kebutuhan, serta kepastian pemasaran akan memutus matarantai niaga pertanian sehingga petani dan konsumen sama-sama menikmati keuntungan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved