Berita Regional
Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Rumahnya Malam-Malam
Seorang polisi menembak istrinya dan seorang anggota TNI. Penembakan tersebut diduga terkait masalah personal.
TRIBUNJATENG.COM, JENEPONTO - Seorang polisi menembak istrinya dan seorang anggota TNI.
Peristiwa itu terjadi di Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Penembakan tersebut diduga terkait masalah pribadi.
• 10 Menit, Wanita Muda Ini Guling-guling di Jalan Raya, Bangkit Lalu Jalan Sempoyongan
• Jokowi: Virus Corona Tidak Akan Hilang, Kita Harus Hidup Berdampingan
• Ayah Santri Positif Virus Corona Baca Doa Keras-Keras Tuding Bupati Zalim Jemput Paksa Anaknya
• Tragis, Devi Tewas Diterkam Buaya Ompong saat Mandi, Tak Ada Bekas Luka di Tubuh Gadis Muda Itu
Melansir Kompas.com, Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Maskun Nafik mengatakan, Serda HA (47) dan istri pelaku, HT (42), yang ditembak oknum polisi Bripka HE (46) ternyata masih punya hubungan kekeluargaan.
"Makanya tadi saya klarifikasi, yang korban dan istrinya ini masih saudara, sepupu.
Saya tidak bisa mengatakan begitu (selingkuh) seperti itu," ujar Maskun kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (14/5/2020).
Akibat peristiwa itu, kata Maskun, HA mengalami dua luka tembak.
Sementara istrinya terkena luka tembak di paha.
"Satu di dada satu di paha.
Kalau sebelah mana nanti saya kroscek lagi," ujarnya.
Pascakejadian tersebut, kata Maskun, Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Pangdam XIV Hasanuddin.
Meski demikian, Kodam Hasanuddin juga tetap akan mengawal kasus ini agar tidak menimbulkan gesekkan kedua instansi.
"Jangan sampai ada gesekan dan sebagainya.
Ini institusi pengamanan negara.
Masa dengan kejadian begini jadi besar," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penembakan_20150525_001801.jpg)