Berita Jateng

BKPRMI dan Komunitas Pemuda Muslim Salurkan Bantuan ke 1.300 Musholla dan TPQ

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Tengah, bersama sejumlah komunitas Muslim gelar gerakan 1.300 Mushola dan TPQ bersih.

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Penyaluran alat kebersihan dalam program 1.300 Mushola dan TPQ bersih ke sejumlah Mushola di Kota Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Tengah, bersama sejumlah komunitas Muslim gelar gerakan 1.300 Mushola dan TPQ bersih.

Dalam gerakan tersebut BKPRMI juga menggandeng sejumlah donatur untuk menyalurkan berbagai alat kebersihan.

Adapun tujuan gerakan tersebut guna memberi motivasi pemuda Muslim untuk memakmurkan tempat ibadah dan TPQ.

Kisah Kakak Beradik Asal Kendal Mualaf Saat Ramadhan, Dapat Hidayah Masuk Islam dengan Cara Berbeda

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

ABG Semarang Tewas Dikeroyok Gerombolan Pengangguran Asal Pedurungan: Kepalanya Dihujam Balok Kayu

Curhat Pelaku Bully Rizal Penjual Gorengan di Pangkep: Saya Sudah Tidak Kuat Lagi Tuhan

Dikatakan Ustad Dimas Anafandli ketua BKPRMI Jawa Tengah, gerakan ribuan Mushola dan TPQ bersih tersebut sudah berjalan sejak Selasa (19/5) lalu.

"Selasa lalu kami sudah salurkan alat kebersihan ke 1.000 Mushola dan TPQ, dan hari ini tinggal penyaluran 300 sisanya," jelasnya, Rabu (20/5/2020).

Dilanjutkannya, gerakan yang dipelopori pemuda Muslim tersebut digelar di Kota Semarang dan Kudus.

"Gerakan ini menjadi gerakan ke dua mengisi bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19, gerakan pertama kami yang sudah dilaksanakan yaitu menyalurkan alat kebersihan ke 1.300 Masjid bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI)," tuturnya.

Menurutnya ribuan Masjid, Mushola dan TPQ yang disasar masih belum cukup, karena masih banyak yang belum terdata.

"Untuk itu kami mengajak Unilever untuk membantu lewat program CSR nya.

Kami masih butuh donasi untuk mengalakan program tersebut," paparnya.

Ustad Dimas berharap, lewat gerakan yang sudah dilakukan pemuda Muslim ikut beperan memakmurkan tempat ibadah dengan menjaga kebersihan rumah ibadah di tempat masing-masing.

"Selain itu kami mengajak pemuda Muslim untuk saling menguatkan dalam menghadapi musibah wabah Covid-19.

Jika ada kesempatan, Ke depan kami akan mencoba menyasar pengurus Musahala serta pangajar di TPQ," ucapnya. (bud)

Warga Solo Ini Ancam Sebar Video & Foto Bugil Remaja 16 Tahun Bila Tak Mau Diajak Berhubungan Intim

Lion Air Group Tunda Pembayaran THR Karyawannya, Ini Alasannya

Korban PHK Dampak Virus Corona di Banyumas Diberi Pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember

Bupati Kudus HM Hartopo Minta Warga Takbiran di Masjid

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved