Berita Banyumas
Lebaran 2020, Begini Nasib Para Pemudik yang Masih Jalani Karantina di Gor Satria Purwokerto
Ratusan pemudik yang sedang menjalani karantina dipastikan akan berlebaran di Gor Satria Purwokerto.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Ratusan pemudik yang sedang menjalani karantina dipastikan akan berlebaran di Gor Satria Purwokerto.
Tempat karantina Gor Satria akan tetap ramai, mengingat ratusan pemudik masih menjalani proses karantina.
Namun demikian pihak pemerintah tetap memberi kesempatan mereka untuk takbiran, dan bertemu dengan keluarga meski tetap berjaga jarak.
• M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,550 M Tidak Ditangkap, Ternyata Bukan Pengusaha
• 2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya
• Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta
• Luna Maya: Mungkin Buat Orang Gue Ini Busuk Banget, Tapi kok Gue Bahagia ya Sekarang?
Mereka bertemu dengan berbatas teralis besi apabila ada keluarga yang menjenguk.
Bupati Banyumas Achmad Husein bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny Erna Husein, saat menjenguk para peserta karantina.
Bupati mencoba terus memotivasi para peserta untuk terus senang dan berbahagia.
Bahkan Bupati beserta istri ikut memimpin senam bersama.
"Terima kasih kepada anak-anakku semua, saudara-saudaraku semua yang sudah mau hadir di Gor.
Jangan bilang karantina jadi nelangsa, di Hotel GOR saja," ucapnya saat memberikan sambutan, Jumat (22/5/2020).
Bupati menyampaikan jika semua mempunyai tujuan mulia yaitu demi memutus mata rantai covid-19.
Meski akan memasuki Hari Raya Idul Fitri ratusan pemudik ini dipastikan masih berada di Gelora Satria.
Hal itu mengingat proses karantina belum selesai atau genap 2 minggu.
Bupati mengatakan jika saat ini momen lebaran tahun ini semua sama dan tidak seperti biasanya, dan tidak ada takbir keliling menghindari kerumunan dan kunjungan.
"Biar suasana tetap terasa lebaran, nanti kita makan opor bersama," katanya.
Bupati menambahkan, bahwa prosedur atau protokol karantina tetap akan ditempuh, sehingga mereka sebagian juga masih berlebaran di Gelora Satria teruma yang belum menjalani test kesehatan.