Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Gelar Rapid Test Massal 2 Hari, Pemkab Purbalingga Temukan 31 Orang Reaktif

Pasien reaktif tersebut diketahui setelah adanya rapid test massal di tempat umum selama dua hari dari Kamis (28/5/2020) hingga Jumat (29/5/2020).

Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pasien reaktif di Kabupaten Purbalingga bertambah.

Pasien reaktif tersebut diketahui setelah adanya rapid test massal di tempat umum selama dua hari dari Kamis (28/5/2020) hingga Jumat (29/5/2020).

Total pasien reaktif selama rapid test berjumlah 31 orang.

2 Putri Konglomerat Temani Rekannya Labrak Artis yang Dituduh Jadi Pelakor, Libatkan Pria Bersenjata

Admin Pengunggah Video Syur Mirip Syahrini Ternyata Dijakukan Sebagai Penerima Bansos Covid 19

Segini Biaya dan Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19 di Semarang

Suara Adik Zuraida Hanum Berubah Jadi Tangis saat Cerita Peristiwa Masa Lalu dengan Hakim Jamaluddin

Data yang diterima tribunbanyumas.com hasil rapid test masal di 10 tempat umum dan keramaian pada (28/5/2020) berjumlah 12 pasien reaktif.

Sebanyak 10 tempat yang dilakukan rapid tes massal yaitu pasar Bobotsari 5 pasien reaktif, pasar Bukateja 2 pasien reaktif, pasar Segamas tidak ada pasien reaktif, pasar hewan tidak ada pasien reaktif, toko ABC swalayan 2 pasien reaktif, toko selera 1 pasien reaktif, toko harum 1 pasien reaktif, Purbalingga Food Center (PFC) 1 pasien reaktif, Toko Umi Collection tidak ada pasien reaktif, dan Lingga Buah tidak ada asien reaktif.

Kemudian pada rapid test masal kedua pada (29/5/2020) di 10 tempat umum dan keramaian didapati 19 pasien reaktif.

Sebanyak 10 tempat tersebut yaitu pasar Hartono 2 pasien reaktif, pasar mandiri tidak ada pasien reaktif, pasar Kutabawa 3 pasien reaktif, pasar Karangreja tidak ada pasien reaktif, pasar Kaligondang 1 pasien reaktif, pasar Badog 4 pasien reaktif, PT Boyang 4 pasien reaktif, Masjid Agung Darussalam 3 pasien reaktif, pasar padamara 0 pasien reaktif, toko ABC Kitchen 1 pasien reaktif, toko minggu Bobotsari 1 pasien reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono menuturkan adanya pasien reaktif tersebut akan ditindaklanjuti.

Pihaknya akan mengambil langkah-langkah apabila tempat tersebut hasil pengetasan berikutnya masih positif corona.

" Rapid tes masal dilakukan selama dua hari.

Nanti akan dilakukan evaluasi langkah apa yang akan dilakukan, " tutur dia, Sabtu (30/5/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Purbalingga, Sidik Purwanto mengatakan hasil kesepakatan dengan kepala pasar akan memberlakukan pasar yang ada di Purbalingga dengan memberikan jarak antar pedagang.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan.

" Bupati nanti juga akan memberikan sosialisasi," tutur dia.

Penerapan social distancing antar pedagang, kata dia, telah mulai dilakukan di pasar hewan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved