Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Penutupan Jalan Tak Surutkan Semangat Warga Berolahraga di Kawasan Simpanglima Semarang

Di tengah tutupnya jalan protokol di Kota Semarang, rupanya tak menyulutkan semangat warga untuk berolahraga di kawasan Simpanglima.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Beberapa orang tampak beraktivitas di kawasan Simpanglima, Minggu, (31/5/2020). Tribun Jateng/Idayatul Rohmah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah tutupnya jalan protokol di Kota Semarang, rupanya tak menyulutkan semangat warga untuk berolahraga di kawasan Simpanglima.

Seperti yang tampak pada Minggu, (31/5/2020) pagi.

Sejumlah warga bermasker tampak melakukan aktivitas olah raga seperti saat Car Free Day (CFD) berlangsung.

Viral Warung Makan Jual Ikan Gurame 3 Porsi Rp 1,3 Juta

BREAKING NEWS: Tanah Longsor Tutup Tol Ungaran Arah Semarang, Kendaraan Keluar di Exit Toll Ungaran

BREAKING NEWS: Mati Lampu Terjadi di Sebagian Wilayah Jawa Tengah

Ini 16 Daerah yang Alami Mati Lampu di Jateng pada Sabtu Tengah Malam

Di antaranya ada yang bersepeda dan ada pula yang berlari di sepanjang jalan mengelilingi Simpanglima.

Seperti yang dilakukan Akbar (27).

Pria yang mengaku berasal dari Demak itu tampak bersepeda mengelilingi lapangan yang dikenal dengan sebutan lapangan Pancasila itu.

"Selama ada Covid-19 ini saya baru pertama kali berolahraga di sini.

Situasi mungkin sudah mau new normal, tapi kita harus tetap mematuhi protokol yang ada, tetap melakukan social distancing," ujarnya.

Warga lainnya, Ana Shofa (43) mengungkapkan, kendati kawasan tersebut saat ini tidak seramai saat car free day, namun dirinya mengaku tetap senang berolahraga di Simpanglima.

Hal itu lantaran kata dia, kawasan tersebut sudah menjadi tempat untuk rutinitasnya itu.

"Sebelum ada Covid-19, hampir setiap minggu saya olah raga di sini.

Bedanya saat CFD, banyak sekali orangnya. Berbagai aktivitas dipakai, ada yang senam dan ada yang sekadar jalan-jalan.

Sekarang lebih ke olahraganya.

Saya lebih senang jika semua kembali normal," kata ibu rumah tangga yang mengaku dari jalan Dr Kariadi, Randusari, Semarang itu. (idy)

Penerapan New Normal Pendidikan, Fikri Faqih Minta Pemerintah Pertimbangkan Usulan IDAI

Ada Skrining Virus Corona di Aplikasi Mobile JKN

Pola Konsumsi dan Produksi di Masyarakat Berubah Sejak Pandemi Virus Corona

Menuju New Normal, Dinkes Jawa Tengah Tambah 26 Ventilator

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved