Berita Regional
Anggota KKB Papua Paling Dicari Sejak 2011 Ditangkap, Sempat Kabur saat Digerebek
Seorang anggota KKB Papua bernama Oniara Wonda berhasil ditangkap Satgas Newangkawi, Minggu (31/5/2020) sekitar pukul 19.30 WIT.
TRIBUNJATENG.COM, PAPUA - Seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Oniara Wonda berhasil ditangkap Satgas Newangkawi, Minggu (31/5/2020) sekitar pukul 19.30 WIT.
Diketahui, Oniara merupakan salah satu anggota KKB Papua yang paling dicari sejak 2011.
Selama bersama KKB, Oniara sudah terlibat dalam sembilan aksi anarkis di beberapa kabupaten di Provinsi Papua.
• Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu
• Viral Foto Danau Bisa Akibatkan Android Crash, Inilah Dugaan Penyebabnya
• Oknum Anggota TNI AD Pukuli Buruh Bangunan di Posko Covid, Diduga Gara-gara Bersikap Cuek
• Sragen Sempat Nihil 9 Hari, Kini Muncul 2 Kasus Baru Positif Corona, Seorang Kuli di Pasar Kobong
Bahkan, selama aksinya sudah menyebabkan sejumlah orang tewas.
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menceritakan detik-detik ditangkapnya Oniara anggota KKB yang paling dicari tersebut.
Kata Paulus, Oniara ditangkap di Kampung Igimbut, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Minggu malam.
Oniara ditangkap saat sedang berada di rumah Yotinus Telengan alias Vandem Telengen.
Saat akan ditangkap, kata Paulus, Oniara berusaha kabur dan melawan dari sergapan petugas.
Melihat itu, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap Oniara, dengan terpaksa petugas menembak kaki pentolan KKB tersebut.
"Petugas terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan," kata Paulus, di Jayapura, Selasa (2/6/2020).
Setelah itu, sambung Paulus, Oniara dibawa petugas ke Jayapura, saat ini ia sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura.
Kata Paulus, ada sembilan kasus keterlibatan Oniara di beberapa kabupaten di Provinsi Papua.
Aksi tersebut menyebabkan sejumlah orang tewas.
Salah satunya perampasan senjata api hingga menewaskan Brigpol Amaluddin Elwaka di Tiom 2011.
"Tercatat ada sembilan kasus penyerangan yang disertai penembakan dan perampasan senjata api yang melibatkan Oniara Wonda yang ditangkap Satgas Newangkawi di Mulia," ujar Paulus dikutip dari Antara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolda-papua-irjen-paulus-waterpauw-bicara-terkait-4-anggota-kkb.jpg)