Berita Sragen

Sragen Sempat Nihil 9 Hari, Kini Muncul 2 Kasus Baru Positif Corona, Seorang Kuli di Pasar Kobong

Sempat nihil penambahan pasien positif Covid-19 selama sembilan hari, kini kembali terdapat muncul dua kasus baru.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pemeriksaan swab test warga di Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen disaksikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Sempat nihil penambahan pasien positif Covid-19 selama sembilan hari, kini kembali terdapat muncul dua kasus baru.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengungkapkan, penambahan dua kasus baru itu keduanya laki-laki.

Satu pasien merupakan kuli di Pasar Kobong Semarang dan pasien positif perempuan seorang tenaga medis (nakes).

30.091 Calon Jemaah Haji di Jateng Gagal Berangkat Tahun Ini, Uang BIPIH Bisa Diambil

Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu

Viral Suami Hajar Istri Direkam Oleh Anak, Diduga Gara-gara Uang Belanja

Sulasmi Warga Bandengan Kendal Kesal Hampir Setiap Hari Terendam Rob Sejak Awal Ramadan

"Satu kasus ialah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen seorang kuli dari Klaster Pasar Kobong dan satu ialah nakes yang bekerja di RS Ortopedi Solo," terang Yuni kepada Tribunjateng.com, Selasa (2/6/2020).

Yuni melanjutkan kuli  tersebut berasal dari Kecamatan Tanon sementara nakes yang bekerja di RS Ortopedi Solo merupakan warga Kecamatan Gemolong.

"Nakes ini pulang ketika Idul Fitri dan berlebaran bersama keluarga ya otomatis kita melakukan tracking semua yang sudah bertemu dengan nakes ini," kata Yuni.

Meskipun penambahan dua kasus Yuni menyampaikan angka kesembuhan di Sragen telah mencapai 32 orang dan satu meninggal dunia.

Kini total pasien positif Covid-19 di Sragen menjadi 9 orang.

Lima merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) Klaster Gowa dan Klaster Temboro, tiga di rawat di RSUD Solo dan satu di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

"Kesiapan RS kami siap, angka kematian kami tekan begitu rendah. Tidak gugus tugas di tingkat Kabupaten Sragen saja yang bekerja tapi di tingkat desa juga," kata Yuni.

Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu

Suami Dipanggil Sayang saat Video Call dengan Perempuan, Istri Rebut HP Malah Ditendang

Viral Suami Hajar Istri Direkam Oleh Anak, Diduga Gara-gara Uang Belanja

Pemberangkatan Petugas Haji Daerah Juga Dibatalkan, Gubernur Diminta Ajukan Lagi Tahun Depan

Sementara itu hasil Rapid Test massal yang dilakukan di Kecamatan Sambirejo kemarin satu orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Hasil tersebut berdasarkan uji Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen yang keluar, Senin (1/6/2020).

Sementara itu yang mengikuti pemeriksaan Rapid Test sebanyak 289 orang dan selebihnya 288 orang dinyatakan non reaktif Covid-19.

"Satu orang reaktif ini pernah menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang merupakan Pelaku Perjalanan (PP) dari Jakarta dua bulan lalu," kata Kepala DKK Sragen Hargiyanto.

Hargi menambahkan satu warga reaktif Covid-19 tersebut hari ini akan dilaksanakan pemeriksaan swab test.

Selain itu mengantisipasi penyebaran, dirinya juga sudah melakukan Rapid Test kepada anggota keluarga. (uti)

Sulasmi Warga Bandengan Kendal Kesal Hampir Setiap Hari Terendam Rob Sejak Awal Ramadan

Pemberangkatan Petugas Haji Daerah Juga Dibatalkan, Gubernur Diminta Ajukan Lagi Tahun Depan

Pemilik Akun Gosip Ini Mengaku Ingin Bunuh Diri Seusai Dilaporkan Syahrini

Nagita Slavina Curhat Awal Pernikahannya dengan Raffi Ahmad Adalah Masa Terberat

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved