Breaking News:

Heli Jatuh

Rumah Korban Helikopter MI-17 Almarhum Lettu CPN Wisnu Dipenuhi Karangan Bunga

Satu dari empat korban kecelakaan pesawat Helikopter MI-17 milik Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) Ahmad Yani Semarang yakni almarhum Lettu CPN Wisn

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satu dari empat korban kecelakaan pesawat Helikopter MI-17 milik Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) Ahmad Yani Semarang yakni almarhum Lettu CPN Wisnu Tia Aruni dipenuhi karangan bunga di RT 4, RW 12, Kelurahan Tambak Aji, Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (7/6/2020).

Pengamatan Tribunjateng.com belasan jajaran karangan bunga berderet di depan dan samping rumah duka.

Kerabat almarhum, Susi menjelaskan, jenazah almarhum sudah dibawa ke Markas Penerbad untuk mengikuti upacara prosesi pemakaman pukul 09.00 WIB.

Mantan Kapolri & 2 Relawan Jokowi Duduki Kursi Komisaris BUMN Waskita Karya yang Baru

BREAKING NEWS: PKM Kota Semarang Diperpanjang, Tapi Acara Pernikahan Sudah Diperbolehkan

BREAKING NEWS: Pasar Karangayu Semarang Ditutup Tiga Hari setelah 3 Pedagang Positif Corona

Daftar Pemenang Baeksang Arts Awards ke-56, Kim Hee Ae The World of the Married Jadi Aktris Terbaik

"Semua keluarga inti mulai dari mama, istri dan adik almarhum ikut ke sana," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Susi mengaku memang tidak terlalu sering bertemu dengan almarhum lantaran dirinya tinggal di luar kota.

"Saya tantenya, terakhir ketemu beliau setahun lalu ssat lebaran. Ketika itu almarhum masih pengantin baru," terangnya.

Kendati demikian, lanjut Susi, sangat kehilangan sosok almarhum yang dia kenal sebagai pemuda yang sabar, baik dan pendiam.

"Semua orang yang kenal almarhum pasti kehilangan sebab beliau juga dikenal sebagai orang yang penyayang," bebernya.

Susi menuturkan, mengetahui kepergian almarhum melalui media sosial instagram yang menyebutkan nama almarhum.

Setelah itu dia menanyakan ke adik almarhum yang membenarkan kejadian tersebut.

"Kami sangat kaget sekali dengan kabar tersebut lalu kami segera menuju Semarang," paparnya.

Susi mengatakan, almarhum meninggalkan istri dan putri yang masih berusia 4 bulan.

Istrinya yakni Istri Dr Yuanita Rahmawati yang berpofresi sebagai dokter.

"Tentu yang paling kehilangan mama almarhum yang nangis-nangis kepikiran sendiri," tandasnya. (iwn)

Dorce Gamalama Bermimpi Didatangi Orang Tua, Suruh Temui Raffi Ahmad

Seorang Pemuda Tenggelam di Pantai Pasir Putih Nusakambangan, Basarnas Lakukan Penyelaman

Dorce Gamalama Curhat Serius Ingin Jadi Sopir Raffi Ahmad: Kenapa Nggak Mau Terima Aku

Keluarga Jemput Paksa Jenazah PDP dari Rumah Sakit, Ternyata Hasil Swab Positif Corona

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved