Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

KABAR BAIK: Tim Peneliti Klaim Bisa Hambat Perkembangan Virus Corona

Penelitian yang dilakukan Badan Intelejen Negara (BIN) dan Universitas Airlangga (Unair) berhasil membuat regimen

dok.ist/via tribun padang
Ilustrasi vaksin virus corona atau covid-19 

Dari 478.953 spesimen, ada 468.907 spesimen yang diperiksa menggunakan metode real time PCR dan 10.046 dengan metode TCM. Kemudian, dari 302.147 orang yang diperiksa, ada 36.406 orang yang hasilnya positif virus corona dan 265.741 orang yang hasilnya negatif.

Sementara itu, kabar menghebohkan terjadi di Sukabumi Jawa Barat. Makam pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, dibongkar.

Hal tersebut dilakukan pihak keluarga setelah hasil tes swab mendiang dinyatakan negative virus corona, Jumat (12/6).

DilansirTribunWow.com,dari tayanganKompasTV,pasien bernama Eha Julaeha (56) itu meninggal dunia pada 19 Mei 2020 lalu karena komplikasi.

Saat meninggal, warga warga Kampung Sukamaju, Desa Warna Jati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi itu berstatus PDP lantaran rapid test reaktif.

Pihak keluarga memutuskan membongkar makam Eha agar bisa melakukan pemakaman yang sempurna.

"Dari awal tuntutan dari kami, keluarga, bahwa kami menginginkan penyempurnaan pemakaman, mohon maaf, bukan pembongkaran," ujar adik kandung korban, Marwan Hamdani.(Tribun network/Devina/kpc)

Demi Prinsip, Khabib Nurmagomedov Tak Sudi Melawan Conor McGregor Meski Diimingi Uang 500 Miliar

Hotline Semarang : Urus Ganti KTP Rusak Bisa Melalui Online

Jadwal Bola Liga Inggris, Menanti Big Match Manchester City Vs Arsenal

Petaka Mencari Sinyal Telepon, Gadis 15 Tahun Ini Malah Diperkosa di Kebun Sawit

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved