Berita Kesehatan
Mengenal Brucellosis, Penyakit Menular dari Hewan yang Bisa Menginfeksi Manusia Jelang Iduladha
Brucellosis menjadi salah satu penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama para peternak dan konsumen produk hewani mentah.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Brucellosis adalah penyakit zoonosis akibat bakteri Brucella yang dapat menular dari hewan ke manusia.
- Penularan paling sering terjadi melalui konsumsi susu mentah dan kontak langsung dengan hewan terinfeksi.
- Pada ternak, brucellosis dapat menyebabkan keguguran, penurunan produksi susu, hingga kemandulan.
TRIBUNJATENG.COM - Brucellosis menjadi salah satu penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama para peternak dan konsumen produk hewani mentah.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dari genus Brucella yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui berbagai cara, mulai dari konsumsi susu mentah hingga kontak langsung dengan hewan terinfeksi.
Kasus brucellosis banyak ditemukan pada hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, dan babi.
Penyakit ini tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, tetapi juga menyebabkan kerugian besar di sektor peternakan karena memicu gangguan reproduksi pada hewan.
Gejala Brucellosis pada Manusia Mirip Flu Berat
Pada manusia, infeksi brucellosis sering kali sulit dikenali karena gejalanya menyerupai flu berat.
Penderita umumnya mengalami demam tinggi yang datang dan pergi atau dikenal sebagai demam bergelombang.
Selain itu, penderita juga dapat merasakan nyeri otot dan sendi yang cukup parah, tubuh mudah lelah, hingga keringat berlebih pada malam hari.
Gejala lainnya meliputi sakit kepala dan penurunan berat badan secara bertahap. Jika tidak ditangani dengan baik, infeksi dapat berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Mengenal Pig Butchering, Modus Sindikat Penipuan yang Kerugian Korbannya Capai Puluhan Milliar
Penularan Banyak Terjadi dari Produk Hewan Mentah
Brucellosis paling sering menular melalui konsumsi susu mentah atau produk olahan susu yang belum dipasteurisasi, seperti keju dan mentega.
Selain itu, risiko penularan juga tinggi pada pekerja peternakan, dokter hewan, atau orang yang sering kontak langsung dengan cairan tubuh maupun jaringan hewan yang terinfeksi, terutama saat proses kelahiran ternak.
Paparan udara yang terkontaminasi bakteri juga dapat menjadi jalur penyebaran penyakit dalam kondisi tertentu.
Cara Mencegah Brucellosis
| Tips mengolah Daging Kurban Agar Kolesterot Terkendali, Kesehatan Terjaga |
|
|---|
| Sering Makan Mi Instan Bisa Picu Gagal Ginjal? Ini Faktanya |
|
|---|
| Jangan Terjebak Diet Instan! Konsisten Lakukan 3 Hal Ini untuk Turunkan Berat Badan dalam 90 Hari |
|
|---|
| CEK FAKTA, Konsumsi Ikan Asin Bisa Sebabkan Kanker, Begini Kata Ahli |
|
|---|
| Sariawan Mengganggu? Kenali Penyebab dan Cara Mengobati Sariawan dengan Bahan Alami di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260523_Nur-Saptahidhayat-2.jpg)