Heli Jatuh di Kendal
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Minta Bantuan KNKT Selidiki Heli Jatuh di Kendal
TNI Angkatan Darat juga melibatkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk ikut menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - TNI Angkatan Darat juga melibatkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk ikut menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD yang jatuh di Kendal beberapa waktu yang lalu.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa saat melakukan kunjungan ke Penerbad Semarang dan ke keluarga korban helikopter jatuh di Papua dan di Kendal, Senin (22/6) sore.
Andika mengatakan bahwa pihaknya laporan dari KNKT akan menjadi salah satu bahan evaluasi pihaknya dalam penyelenggara penerbangan.
• Viral Video Anggota Yonif Para Raider Tempeleng Jambret Sampai Pipis di Celana
• Kronologi Camat Ungaran Barat Meninggal Dunia, Tiba-tiba Tubuhnya Tegang dan Memegang Dada
• Diduga Gangguan Jiwa, Anak Mengamuk Lalu Bunuh Ibu Pakai Celurit di Boyolali, 2 Tetangga Jadi Korban
• Ditolak di Madiun, Jenazah Penyerang Wakapolres Karanganyar Dimakamkan di Semarang
"Sehingga penilaian nanti akan menjadi obyektif tidak hanya oleh internal TNI saja, " katanya.
Menurutnya selain melakukan penyelidikan, pihaknya juga berupaya untuk membangun kembali moril para prajurit Penerbad khususnya dari Penerbad Semarang.
Pasalnya kejadian helikopter jatuh yang terjadi selama dua tahun berturut-turut yakni di Papua dan di Kendal melibatkan para prajurit TNI dari kesatuan Penerbad Semarang.
Dengan kunjungannya ke keluarga korban helikopter jatuh dan memberikan bantuan, diharapkan dapat mendorong kembali semangat dari para prajurit.
"Saya ingin para prajurit tetap percaya diri. Kami dan para petinggi penerbad akan menuntaskan (penyebab kecelakaan) dan melakukan perbaikan ," katanya
Menurutnya saat ini masih ada tiga anggota TNI korban helikopter yang masih menjalani perawatan.
Menurutya dua diantaranya yang dirawat di semarang telah menjalani masa kritis, sedangkan yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto masih dalam masa kritis namun menunjukan progres yang baik.
"Keluarga korban helikopter baik yang jatuh di papua maupun jatuh di Kendal diberikan santunan, bagi yang meninggal yakni 450-490 juta sedangkan korban luka lebih sedikit dibandingkan yang meninggal, namun hal itu tidak ada nilainya dibandingkan kehilangan prajurit dan suami" tuturnya
Salah satu korban selamat helikopter MI-17 yang jatuh di Kendal yakni, Praka Andi S. Praka Andi selamat dengan sedikit luka pada saat tragedi naas yang menewaskan lima anggota TNI AD.
"Siap tidak mengalami pusing, tidak ada cedera, hanya mengalami lecet dikaki saja," ujarnya tegas saat ditanyai oleh Jenderal Andika Perkasa.
Jatuh di Kendal
Sebuah Helikopter Mi-17 milik Penerbad jatuh di lahan proyek Kawasan Industri Kendal (KiK), Sabtu (6/6/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jenderal-andika-perkasa-mengunjungi-keluarga-korban-helikopter-milik-tni-ad.jpg)