Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Update Virus Corona Temanggung Senin 22 Juni 2020, Pasien Positif Bertambah, Total 157 Kasus

Kasus corona di Kabupaten Temanggung bertambah satu pada Senin (22/6/2020).

kompas.com
Ilustrasi virus covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus corona di Kabupaten Temanggung bertambah satu pada Senin (22/6/2020).

Jumlah total kasus corona di Kabupaten Temanggung saat ini sebanyak 204, dengan rincian saat ini jumlah positif ada 157, 45 sembuh, dan dua meninggal.

157 kasus yang ada saat ini, 8 di antaranya dirawat di rumah sakit, dan 149 lainnyaenjalani isolasi mandiri.

Viral Video Anggota Yonif Para Raider Tempeleng Jambret Sampai Pipis di Celana

Karyono Penyerang Wakapolres Karanganyar Diduga Jaringan Bom Thamrin, Ini Kata Adiknya di Madiun

Kronologi Camat Ungaran Barat Meninggal Dunia, Tiba-tiba Tubuhnya Tegang dan Memegang Dada

Korea Utara Ancam Musnahkan Amerika Serikat dengan Nuklir Jika Terus Provokasi Korsel 

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Gotri Wijayanto menjelaskan, dari data tersebut, ada satu penambahan kasus positif baru.

Yakni salah satu warga dari Kecamatan Bulu yang diketahui positif corona usai menjalani test swab mandiri di Rumah Sakit K.R.M.T Wongsonegoro Semarang, dengan tujuan untuk mendapatkan keterangan bebas covid-19.

"Hari ini ada penambahan positif baru transmisi lokal, ini dari warga yang secara mandiri test swab ke Semarang kemudian diketahui positif.

Kerja ini kan syaratnya kalau mau kembali harus test swab.

Infonya seperti itu," kata Gotri kepada Tribunjateng.com.

"Ini dari Kecamatan Bulu, yang bersangkutan periksa di rumah sakit Wongsonegoro Semarang. Untuk keperluan kerjanya saya tidak tau persis tujuannya (bekerja) di mana," tambahnya.

Gotri menjelaskan secara umum, untuk pasien positif corona yang dikarantina saat ini mayoritas berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sehingga yang bersangkutan diperkenankan menjalani isolasi mandiri dengan protokol kesehatan ketat.

Masyarakat yang teridentifikasi OTG tersebut menurutnya tak ada yang menunjukkan kendala.

Semuanya dalam keadaan sehat, tidak demam, batuk, ataupun diinfus.

"Semuanya sehat, semua beraktifitas seperti sediakala.

Karantina di RSU, sudah dua bulan lebih itu semuanya sehat, tidak ada gejala apapun.

Karena aturan yang baru dari Menkes bahwasanya OTG itu bisa dikarantina mandiri, kita karantina mandiri," ucapnya.

Adapun saat ini, Gotri mengatakan di Kabupaten Temanggung penerapan protokol kesehatan secara ketat terus dilakukan, dengan harapan pada Juli mendatang kurvanya melandai turun.

Hal tersebut juga berkaitan dengan rencana panen tembakau di Kabupaten Temanggung yang melibatkan banyak orang.

Sehingga diharapkan tidak terjadi penularan Covid-19.

"Kita tracking maksimal bulan Juni ini.

Juli nanti harapannya sudah titik puncak, sudah turun melandai, karena nanti di bulan Juli nanti kami persiapan menghadapi panen tembakau.

Jadi harus new normal. Banyak aktivitas yang melibatkan banyak orang juga.

Tetap protokol kesehatan wajib kita lakukan.

Tetap harus dijaga untuk penularannya. Kalau kita simpulkan sampai hari ini, sebetulnya yang murni meninggal karena covid itu belum ada.

Ada dua meninggal karena memang ada penyakit bawaan," tandasnya.(*)

Curhat Eva Celia Saat Menyaksikan Sophia Latjuba dan Indra Lesmana Bercerai

Update Virus Corona Kota Semarang Senin 22 Juni 2020, Tugu Kembali Catatkan 2 Kasus Positif

Cara Istri dan Anak-anak Nus Kei Selamatkan Diri saat Rumah Diserang Kelompok John Kei

Nongkrong Tengah Malam di Semarang, Pemuda Ini Diserang OTK Pakai Celurit, Motor Hilang

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved