Berita Semarang
79 BLK Komunitas Ikuti Pelatihan Gelombang Pertama di BBPLK Semarang
Untuk mengawal pelaksanaan pengembangan SDM di Indonesia melalui pelatihan vokasi, Balai Besar Peningkatan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang melakukan pe
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Untuk mengawal pelaksanaan pengembangan SDM di Indonesia melalui pelatihan vokasi, Balai Besar Peningkatan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang melakukan pembinaan penyelengaraan kerja sama pelatihan dengan 79 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Wilayah Timur.
Edy Susanto Kepala BBPLK Semarang menjelaskan, seharusnya kegiatan ini dilaksanakan pada awal tahun 2020.
Namun berhubung ada Pandemi Covid -19 kegiatan tersebut ditunda.
• Raffi Ahmad Terbang ke Singapura Hanya untuk Beli Mi gara-gara Nagita Slavina Ngidam
• Ancaman Ganjar Berhasil Bikin Ribuan Orangtua Siswa Pakai SKD Palsu Cabut Berkas PPDB Jateng 2020
• Juarai Liga Inggris, Liverpool Cuci Gudang Coret 8 Pemain Termasuk Bek Andalan Jurgen Klopp
• Mengintip Kekayaan John Kei, Rumah dan Mobil Harga Miliaran, Berseteru karena Masalah Tanah
"Untuk saat ini dengan adanya tatanan baru yakni New Normal, kami melanjutkan apa yang sudah menjadi program dari Kementrian Ketenagakerjaan," kata Edy dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Jumat (26/6/2020).
Edy menambahkan, untuk gelombang pertama ada 79 BLK Komunitas yang sudah menandatangani perhanjian kerja sama, dan di gelombang kedua ada 107 BLK Komunitas yang akan bekerja sama.
"Memang kita bagi dengan dua tahapan, mengingat protokol kesehatanlah menjadi utama pada saat ini," tegas Edy.
Nantinya ada 16 orang setiap kelas yang di latih pada tiap-tiap BLK Komunitas yang mendapatkan bantuan dengan ketentuan peserta latih yakni di usia produktif.
"Pelatihan meliputi Tehnologi Informasi, menjahit, automotif, pengolahan hasil pertanian, las dengan instruktur yang sudah bersetifikasi dan mumpuni di bidangnya," tutur Edy.
Semua peserta akan dilatih selama 240 jam pelatihan dan setelah itu peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat.
Pelatihan dijadwalkan tanggal 20 Juli 2020 mendatang.
"Yang utama dari pelatihan ini, kami tegaskan bahwa protokol kesehatan selalu menjadi pedoman kita dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
Dengan tiap peserta dan instruktur wajib memakai Masker, face shiled sarung tangan, hand sinitezer, cek suhu serta ruang pelatihan sudah kami desain sesuai dengan standart protokol kesehatan," pungkasnya. (*)
• Surat Keterangan Relawan Covid-19 di Kudus Tidak Laku Buat PPDB Jateng 2020
• Kabar Duka, Mgr Julianus Kema Sunarka Uskup Keuskupan Purwokerto Meninggal di RS Elisabeth Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bbplk-semarang-lakukan-kerja-sama-penyelenggaraan-pelatihan-dengan-blk-komunitas-binaan.jpg)