Berita Sragen

Pemkab Sragen Anggarkan Rp 2,4 Miliar Untuk Relawan Covid-19 Tingkat Desa

Pemkab Sragen menganggarkan operasional bagi relawan Covid-19 di tingkat desa yang sudah masuk SK kepala desa.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemkab Sragen menganggarkan dana operasional bagi relawan Covid-19 di tingkat desa yang sudah masuk SK kepala desa.

Operasional tersebut akan diberikan pada awal Juli dengan total anggaran Rp 2,4 miliar yang akan diberikan satu kali yang diambil dari dana pencegahan Covid-19.

"Insya Allah nanti dari APBD Kabupaten Sragen bisa menganggarkan operasional bagi relawan Covid-19 tingkat desa yang sudah masuk dalam SK kepala desa."

"Karena operasional berarti siapa saja sepanjang namanya disebut dalam SK tersebut akan memperoleh termasuk kades hingga RT akan dapat meskipun ASN," kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Struktur Baru Golkar Jateng, Tim Pemenangan Pemilu Dibentuk di Setiap Eks-Karesidenan

Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Naik Rp 3.000 Pergram, Berikut Daftar Lengkapnya

Sepasang Kekasih di Semarang Dikeroyok 5 Lelaki, Diduga Berawal dari Cek-cok di Sunan Kuning

IAIN Salatiga Raih Peringkat Pertama Pengisian Dashboard e-SMS Tingkat IAIN se-Indonesia

Bahkan TNI-Polri juga bisa memperoleh operasional tersebut karena termasuk seluruh relawan desa. Per desa rata-rata dikatakanya Yuni terdapat 50-60 relawan.

Yuni menyampaikan hal tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah kepada relawan yang selama ini telah berjuang membantu melawan Covid-19.

"Semoga bisa diterima berapapun nominalnya untuk penyemangat diri sendiri mengabdi kepada bangsa dan negara," kata Yuni.

Yuni menambahkan tugas relawan Covid-19 di tingkat desa memang lumayan berat mulai dari mengawasi PP hingga selalu standby di posko-posko.

"Kemarin kades sudah mulai bertanya kepada saya sampai kapan kita bertahan (relawan) karena memang berat yang saya bilang terus jaga sampai akhir tahun. Kita akan berikan penghargaan satu kali saja dulu," kata Yuni.

Yuni menyampaikan biasanya relawan itu di setiap 1 RT terdapat 1 relawan, kemudian Kades, danramil, Babinsa, bhabinkamtibmas, PKH, RT hingga tokoh pemuda karang taruna.

"Ini bukan intensif ya karena tidak rutin jadi kami sebut penghargaan saja buat teman-teman di lapangan yang sangat luar biasa ini dan kita bisa mengendalikan dengan baik betul."

"Dengan ini diharapkan nanti relawan yang ada di tingkat desa itu bisa lebih lagi untuk mengawasi protokol Covid-19 di daerahnya ketika new normal ini," tandasnya. (uti)

Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibuang di Jurang Pacet Tertangkap, Korban Karyawati Pabrik

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Salim Meninggal Dunia Seusai Salat Magrib di Mushola Genuksari

90 Persen Orangtua di Kota Tegal Masih Larang Anaknya Belajar Tatap Muka

Update Virus Corona Kota Semarang Jumat 26 Juni 2020, Kini Tembalang Tertinggi

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved