Breaking News:

Berita Semarang

Kembangkan Pertanian Organik, Pemkab Semarang Manfaatkan Tanah Tak Terpakai

Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, mengembangkan produksi pertanian organik di Kabupaten Semarang.

IST
Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang, Wigati Sunu. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, mengembangkan produksi pertanian organik di Kabupaten Semarang.

Untuk mengembangkan hal tersebut, dinas setempat memanfaatkan lahan-lahan tak terpakai untuk pertanian organik.

"Nantinya produksi pertanian di Kabupaten Semarang diarahkan ke pertanian organik secara bertahap.

Mahasiswa dan Dosen Uniba Solo Gelar Demo, Rektor Lepas Baju dan Nyatakan Mundur

Kunjungi Komjen Pol (Purn) Noer Ali, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Diguyur Petuah

Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru 30 Juni 2020, Ada yang Turun Harga

Kronologi Mobil Alphard Via Vallen Dibakar di Sidoarjo, Terduga Pelaku Sudah Diamankan

Saat ini sudah berjalan lima tahunan," papar Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang, Wigati Sunu, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, perluasan pengembangan produksi pertanian organik juga dilakukan.

Selain sayuran, nantinya juga mengarah ke tanaman pangan dan perkebunan. Contohnya padi, kopi, jagung.

"Kami mulai ke sosialisasi dan mengubah pola pikir petani di Kabupaten Semarang," ungkapnya.

Selain sosialisasi ke petani, Sunu menjelaskan pihaknya juga melakukan upaya penambahan luas tanam.

"Kami berupaya manfaatkan lahan tak dipakai di Kabupaten Semarang untuk pertanian.

Untuk teknisnya masih kami kaji," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved