Breaking News:

Berita Jepara

MAKI : Masih Ada 3 Orang Diduga Terlibat Suap Mantan Bupati Jepara Tak Tersentuh Hukum

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) tidak puas dengan penanganan perkara suap mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang ditangani Komisi Pemberanta

IST
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) tidak puas dengan penanganan perkara suap mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, masih ada tiga oknum yang diduga terlibat dalam perkara suap itu sampai saat ini tidak diproses hukum.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mengatakan mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan mantan Hakim Lasito sudah menjalani proses hukuman tak membuatnya puas terhadap penanganan kasus suap itu.

Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru 30 Juni 2020, Ada yang Turun Harga

Kunjungi Komjen Pol (Purn) Noer Ali, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Diguyur Petuah

Hotman Paris Cinta Berat pada Tamara Bleszynski: Gue Rela Gadai Berlian dan Kirim Lamborgini

Update Virus Corona Kota Semarang Selasa 30 Juni 2020, Tembalang Masih Tertinggi 

Sebab, pengacara Ahmad Marzuqi yang memberikan uang suap tidak diproses. Begitu juga dengan oknum anggota DPRD Jepara dan pemborong yang mencarikan dan menyiapkan uang suap.

"Saya akan mengajukan gugatan praperadilan atas belum ditetapkannya tiga oknum tersebut ke PN (Pengadilan Negeri) Jakarta Selatan," ujar Boyamin dalam keterangan persnya, di Jepara, Senin (29/6/2020).

Dugaan keterlibatan tiga oknum tersebut cukup kuat. Sebab, tanpa pengacara, maka uang suap tidak sampai pada hakim Lasito.

Begitu juga dengan oknum anggota DPRD dan pemborong, jika tidak ada maka tidak ada uang untuk menyuap.

"Seorang lawyer, seorang anggota DPRD, seorang pemborong kan semestinya tidak melakukan ini. Betul ada lawyer yang mengantarkan uangnya, ada oknum anggota DPRD yang menghubungkan dengan pemborong untuk menyediakan uangnya. Dasarnya adalah putusan pengadilan," papar Boyamin.

Jika penanganan perkara ketiga oknum tersebut dinilai terlalu kecil bagi KPK, Boyamin akan meminta kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melimpahkan perkara ini ke kepolisian atau ke kejaksaan di daerah.

"Bisa Polda atau Kejaksaan Tinggi, bisa Polres atau Kejaksaan Negeri setempat. Nah, itu harapan saya, saya akan gugat praperadilan dan kalau tidak dikabulakan ya, akan saya gugat terus sampai proses ini dijalankan," kata Boyamin.

Seperti diketahui, mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi divonis tiga tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor Semarang terkait kasus suap terhadap mantan hakim Lasito, pada September 2019. (raf)

Kronologi TKW Sragen Disiksa di Arab Saudi, 18 Tahun Tak Mudik Ternyata Disekap

Seusai Tenggak Miras, 6 Remaja Nongkrong di Jalan Pahlawan Semarang Kepergok New Tim Elang

Arab Saudi dan Amerika Desak PBB Perpanjang Embargo Senjata Iran, Dianggap Bakal Lebih Ganas

Jumlah Pemohon SIM di Kabupaten Semarang Menurun 70 Persen Karena Corona

Penulis: raka f pujangga
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved