Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Mengenal Priapisme yang Hantui Pasien Virus Corona dan Dampaknya Bagi Kehidupan Seks Penderita

Namun, biasanya memengaruhi pria dalam dua kelompok umur yang berbeda: antara usia 5 dan 10, dan 20 dan 50

Editor: muslimah
SHUTTERSTOCK Ilustrasi
Ilustrasi 

Mengenal Priapisme yang Hantui Pasien Virus Corona dan Dampaknya Bagi Kehidupan Seks Penderita

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Apa itu priapisme yang kini menghantui para pria yang menjadi pasien Covid-19.

Siapa saja yang bisa terkena priapisme dan apa dampaknya bagi kehidupan seks yang bersangkutan?

Sebuah fenomena baru kini terjadi di Eropa, tepatnya di Perancis.

Pria pasien Virus Corona ternyata bisa terkena penyakit ikutan yaitu priapisme.

Setelah Lengserkan Rektor, Aliansi Akademika Uniba Solo Lanjut Gelar Aksi Jilid III, Ini Tuntutannya

Via Vallen Murka  Kasus Mobil Miliknya yang Dibakar Dituding Settingan

Viral Karyawan Kedai Kopi Terkenal Lecehkan Pengunjung Wanita Dari Ruang Kontrol CCTV

Jadwal Tayang Tukang Ojek Pengkolan Reborn, Ojak Sambut Kehadiran Denok dan Putranya Boy Abdullah

Apa itu priapisme? 

Priapism adalah ereksi menyakitkan jangka panjang yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis Anda jika tidak ditangani dengan cepat, termasuk jaringan parut dan disfungsi ereksi permanen.

Klinik NHS dan Cleveland yang dikutip Dailymail.co.uk menulis, priapisme dapat terjadi pada semua kelompok umur, termasuk bayi baru lahir.

Namun, biasanya memengaruhi pria dalam dua kelompok umur yang berbeda: antara usia 5 dan 10, dan 20 dan 50.

Kondisi ini berkembang ketika darah di penis menjadi terperangkap dan tidak dapat mengalir atau terjadi penggumpalan darah di penis.

Ada dua jenis priapisme: aliran rendah dan aliran tinggi.

Priapisme aliran rendah: Ini adalah hasil dari darah yang terperangkap di ruang ereksi.

Ini sering terjadi tanpa diketahui penyebabnya pada pria yang dinyatakan sehat, tetapi juga mempengaruhi pria dengan penyakit sel sabit, leukemia (kanker darah), atau malaria.

Priapisme aliran tinggi: Ini lebih jarang dan biasanya tidak menyakitkan.

Ini adalah hasil dari arteri yang pecah karena cedera pada penis atau perineum (area antara skrotum dan anus), yang mencegah darah di penis bersirkulasi secara normal.

J
Priapisme yaitu ereksi penis lebih dari empat jam karena penggumpalan di pembuluh darah. (menshealtfirst)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved