Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Edy Rahmayadi Ketakutan Ditelepon Tito Karnavian Malam-Malam

Edy Rahmayadi mengaku kaget dengan kehadiran Tito Karnavian ke Medan pada Jumat (3/7/2020).

Tayang:
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Mendagri Tito Karnavian (ketiga kiri) bersama Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia (kiri), Anggota Komisi II DPR Junimart Girsang (kedua kiri), Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (ketiga kanan), Kasdam I Bukit Barisan Brigjen TNI Didied Pramudito (kedua kanan) dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin Siregar (kanan) menyampaikan keterangan pers usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2020). 

"Dari data NPHD kepada KPUD dan Bawaslu Daerah sudah ada mencapai 100 persen namun ada juga ada yang baru separuh dan ada juga yang masih kecil yaitu Mandaling Natal dan Samosir.

Kita tadi sudah dengar dari Bupatinya tanggal 7 Juli dilunasi, tinggal masalah internal di Bawaslu Samosir," tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini anggaran baik dari APBN sudah mulai terealisasi dalam tahap yang pertama.

"Kemudian dari APBN sudah ditransfer sebanyak 990 miliar kepada dan KPUD dan Bawaslu 157 miliar sudah sampai di KPUD Kabupaten/kota dan yang sudah dibagi oleh KPU dan Bawaslu pusat," tutur Tito.

Tito menyebutkan anggaran ini dapat segera dieksekusi agar KPU bisa bekerja pada 15 Juli 2020 ini untuk pemutakhiran data pemilih.

"Artinya anggaran dari daerah sebagian sudah masuk 100 persen dan dari APBN tahap pertama di Wilayah Sumut sudah masuk.

Tinggal sisa realiasi anggaran paling lambat minggu depan sudah dicairkan kepada KPU dan Bawaslu karena 15 Juli 2020 sudah mulai pemuktahiran data pemilih," ungkapnya.

Tito menyebutkan bahwa dengan partisipasi aktif dari KPU, Bawaslu dan pemerintahan, pelaksanaan Pilkada di 23 kabupaten/kota di Sumut dapat terealisasi dengan baik.

"Rapat koordinasi dalam rangka Pilkada 23 kabupaten/kota se-Sumut, kita sudah dengarkan bahwa Ketua KPUD Sumut bahwa semua siap untuk melaksanakan.

Bahkan Bapak Gubernur sudah memberikan hibah tanah dan kantor untuk KPUD Provinsi unuk mendukung proses demokrasi.

Kami di sini Bapak Menkopolhukam, saya Mendagri dan Ketua Komisi II DPR RI yakin Pilkada di Sumut dapat berhasil," tuturnya.

Ketua KPU Sumut Percaya Diri

Di hadapan Menkopolhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian, Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin percaya diri sebut persiapan Pilkada di Sumut telah siap dilaksanakan, Jumat (3/7/2020).

Herdensi Adnin menyinggung hal ini dalam acara Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sumut, di Hotel Grand Aston, Jalan Balai Kota Medan, Jumat (3/7/2020).

Herdensi menyebutkan bahwa penyelenggaraan pilkada 23 Kabupaten/kota telah siap dilaksanakan.

"Kami mengucapkan terimakasih atas atensi yang sangat luar biasa atas kedatangan Bapak Menkopolhukam dan Mendagri yang salah satunya itu untuk persiapan Pilkada di Sumatera Utara tahun 2020 yang Insya Allah kita laksanakan pada 9 Desember di 23 kabupaten/kota dan jelaskan di Sumatera Utara untuk pelaksanaan Pilkada ini, insya Allah kami sudah siap," tuturnya disambut tepuk tangan audience juga Mahfud MD dan Tito Karnavian.

Ia bahkan menyebutkan bahwa KPU Sumut saat ini telah siap baik dari sisi anggaran dan infrastruktur.

"Kami telah siap dari sisi anggaran dan siap dari sisi infrastruktur, terutama atas perhatian Gubernur Sumut, Kapolda Sumut dan Pangdam terhadap proses pelaksanaan Pilkada di Sumatera Utara ini sangat luar biasa dan kami mengucapkan terima kasih," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) telah mulai dilakukan.

Herdensi juga menyebutkan bahwa seluruh petugasnya sudah dilakukan rapid test untuk memastikan proses penyelenggaraan Pilkada akan dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid19.

"Saya sudah melihat beberapa daerah pencairan masih kecil, tapi sampai sekarang tidak ada kendala pelaksanaan tahapan Pilkada di Sumatera Utara.

Seluruh badan sudah menjalankan tugas dan untuk verifikasi faktual berkas dukungan calon perseorangan bahkan untuk seluruh petugasnya sudah kami rapid test untuk memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada 2020 ini mengikuti secara ketat protokol penanganan Covid-19," pungkas Herdensi.

KPU Sumut Akan Rapid Test 18 Ribu Petugas Jelang Pilkada

KPU Sumut akan melakukan rapid test kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (PPDP) dalam proses Pilkada di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Herdensi Adni Dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sumut yang digelar Menkopolhukam dan Mendagri di Hotel Grand Aston Medan, Jumat (3/7/2020).

"Pada bulan ini tanggal 8 sampai 14 Juli 2020 kami akan melakukan rapid test kepada 19 ribu Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (PPDP) yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota," tuturnya.

Ia menyebutkan bahwa hal ini adalah komitmen KPU untuk memastikan proses Pilkada di Sumut sesuai protokol kesehatan Covid19.

"Ini adalah bentuk komitmen dan sekaligus meyakinkan publik bahwa pelaksanaan Pilkada di Sumatera Utara dilaksanakan dengan bijak dengan aman dan sehat untuk petugas protokol dan secara sekaligus menjaga pelaksanaan Pilkada ini akan dilaksanakan dengan prinsip-prinsip," jelas Herdensi.

Namun, ia mengakui bahwa ada beberapa daerah yang masih rawan terkait ketersediaan alat-alat kesehatan Covid19 kepada petugas di setiap TPS.

kami tetap dari seluruh pimpinan daerah di Sumatera Utara dan lain sebagainya sehingga pelaksanaan ini bisa berjalan dengan baik di dalam rapat koordinasi kami sudah sampaikan bahwa kami akan

"Namun ada potensi kerawanan bukan kerawanan dana tapi memang rawan dan fasilitas seperti di Nias Selatan dan Mandailing Natal, Simalungun karena jauh dari jangkauan kami.

Kami mohon bantuan dari gugus tugas juga pihak yang lain. Semoga kita selalu sehat bebas dari Covid19 dan pelaksanaan Pilkada ini bisa berjalan dengan baik," pungkas Herdensi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Edy Rahmayadi Kaget Ditelepon Tito Karnavian Malam-malam: Ketakutan Saya, Ada Apa Pak Menteri?

Delapan Mayat Terbungkus Plastik Dilemparkan Begitu Saja ke Lubang, Diduga Korban Covid-19

Cita Citata Batal Nikah: Mending Sekarang Menyesalnya

Meski Sudah Berhijab, Terry Putri Masih Jadi Korban Pelecehan, Pelakunya pun Masih Sama

Sepak Terjang Bos Sabu dan Istrinya hingga Keduanya Divonis Mati, Tak Kapok Dihukum 18 Tahun Penjara

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved