Berita Kabupaten Semarang
BPS Kab Semarang Lakukan Survei Warga Terdampak Corona, Menengah ke Bawah dan UMKM Paling Terdampak
Sebab dua dinas tersebut dinilainya bersinggungan dengan masyarakat terdampak corona di Kabupaten Semarang
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang, Tina Wahyufitri, menilai masyarakat menengah ke bawah dan pelaku UMKM berpotensi paling terdampak pandemi corona di Kabupaten Semarang.
BPS segera melakukan survei terkait hal tersebut.
"Data statistik tersebut kemudian harapannya bisa digunakan Pemkab Semarang menentukan kebijakan di saat pandemi corona," jelasnya di sela rakor informasi dampak corona di kantor BPS Kabupaten Semarang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Selasa (7/7/2020).
Tina menjelaskan dalam rakor tersebut pihaknya mengundang Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang.
Sebab dua dinas tersebut dinilainya bersinggungan dengan masyarakat terdampak corona di Kabupaten Semarang.
"Dinsos mengurusi masyarakat menengah ke bawah. Sementara Diskumperindag yang membina UMKM di Kabupaten Semarang," jelasnya.
Ia menguraikan, teknis survei tersebut dilakukan secara acak dengan target seribu responden.
Saat ini BPS Kabupaten Semarang mengumpulkan 634 responden. Survei itu dilakukan secara daring.
"Untuk bisa dipublikasi, minimal responden harus 500. BPS Kabupaten Semarang mengumpulkan responden 634 orang."
"Semakin hanyak responden, informasi statistik yang dihasilkan lebih baik," jelas dia.
Ia menargetkan survei selesai di tahun ini sehingga hasilnya bisa digunakan Pemkab Semarang mengeluarkan kebijakan membantu masyarakat Kabupaten Semarang terdampak corona.
Teknisnya, hasil survei diberikan ke Dinsos dan Diskumperindag Kabupaten Semarang apabila memang masyarakat terdampak corona memang dari menengah ke bawah dan pelaku UMKM.
"Ada momentum BPS Provinsi Jateng melakukan survei khusus terkait dampak corona, maka kami undang stakeholder yang mereka punya binaan yang kami perkirakan punya dampak corona," papar dia.
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang, Muhammad Gunadi menambahkan pihaknya saat ini belum melakukan survei internal terkait masyarakat terdampak corona di Kabupaten Semarang.
Namun hingga saat ini pihaknya sudah membagikan sebanyak 103.300 paket bantuan sosial tahap satu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rakor-bps-terkait-inforen-semarang-selasa-772020.jpg)