Breaking News:

Berita Regional

Sambil Ancam Saya Pakai Arit, Pelaku Terus Ciumi Pipi dan Wajah Saya

Seorang wanita menjadi korban penodongan dan pelecehan seksual di Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, Senin (6/7/2020).

tribunjateng/grafis/bram kusuma
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Seorang wanita menjadi korban penodongan dan pelecehan seksual di Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, Senin (6/7/2020).

Korban wanita berinisial WD (29) seorang karyawan pabrik gula.

Pelakunya bernama Trimo (35), warga Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.

Viral Nama Dita Leni Ravia Asal Gunungkidul Jogja, Ini Arti dan Maknanya

Biodata Rey Mbayang Vokalis Band Adam, Sah Jadi Suami Dinda Hauw

Belum Resmi Jadi Pelatih AC Milan, Pria Ini Berani Mendikte Komposisi Pemain Rossoneri Musim Depan

Demi Hidupi Keluarga, Kakak Adik Diam-Diam Pakai Mobil Ayah untuk Curi Motor: Anak Saya Lima

Korban WD mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpanya kepada penyidik Polsek Seputih Mataram.

Saat itu ia sedang menuju kebun tebu untuk bekerja dengan mengendarai sepeda motor.

Setiba di tengah perkebunan tebu, korban tiba-tiba ditarik seseorang dari belakang.

"Saya tiba-tiba dibekap oleh pelaku dari belakang.

Terus ditodongkan arit ke arah leher sambil bilang saya tidak usah teriak," kata WD.

Setelah itu, korban ditarik pelaku ke tengah kebun sawit seraya dijatuhkan ke tanah.

Pelaku langsung menimpa tubuh korban sambil mengancam dengan sejata tajam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved