Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ibu Kos Semarang Kaget Lihat Satpam Meninggal Mendadak di Lorong: Kemarin Sehat Bugar

Satu hari sebelum ditemukan tewas di lorong kos di daerah Pusponjolo Barat, Kota Semarang, Untung dalam kondisi sehat dan bugar.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Polsek Semarang Barat dan Tim Relawan saat proses evakuasi pria tergeletak di lorong kos di daerah Pusponjolo Barat, Kota Semarang, Senin (13/7/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satu hari sebelum ditemukan tewas di lorong kos di daerah Pusponjolo Barat, Kota Semarang, Untung dalam kondisi sehat dan bugar.

Hal ini diungkapkan pemilik kos, Martini.

"Minggu (12/7/2020) siang saya masih ketemu korban yang sedang makan di warteg depan kos.

5 Pemilik Akun Facebook FB Dilaporkan IDI ke Polisi, Hina Profesi Dokter Pakai Kata Organ Vital

Gempa Selatan Jawa 13 Juli 2020 Bersebelahan Gempa 8.1 M 23 Juli 1943, Pernah Bikin 213 Orang Tewas

Respons Patriark Theodore II Atas Masjid Hagia Sophia Turki: Menambah Duri Besar Lain 

Update Virus Corona Kota Semarang Senin 13 Juli 2020, Tertinggi Semarang Utara

Ini kok tiba-tiba meninggal dunia," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Martini menuturkan, ketika bertemu dengan korban tidak ada gangguan kesehatan tertentu.

Hanya saja memang korban bertubuh tambun dan kadangkala mengalami sesak nafas.

"Jalannya saja agak susah, selain usia juga faktor berat badan," ujarnya.

Martini melanjutkan pria yang tewas di lorong kos miliknya yakni Untung (70) warga Sendangmulyo Tembalang Semarang.

Korban indekos di tempat kos miliknya sudah lima tahun lalu.

"Dia pisah sama istri, punya anak dua tinggal Tembalang," jelasnya.

Martini mengungkapkan, korban dulu bekerja sebagai tukang becak di wilayah Pasar Karangayu Semarang.

Namun beberapa tahun terakhir bekerja sebagai penjaga malam di wilayah Tanah Mas Semarang Utara.

"Jaga pabrik atau apa saya tidak tahu, yang jelas dia satpam," tuturnya.

Dia menambahkan, korban menghuni kamar kos nomor satu.

Barang milik korban hanya sebuah sepeda motor shogun warna biru.

"Kalau yang di dalam kamar kos saya kurang tahu pasti, kunci kos juga sekarang ada di Polisi," terangnya.

Sedangkan Kapolsek Semarang Barat Kompol Iman Sudiyantoro belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut lantaran penyebab kematian korban masih diselidiki.

"Kemungkinan karena sakit, sekarang sudah dibawa ke RSUP Kariadi untuk diperiksa," jelasnya.

Kapolsek juga memerintahkan kepada anggota untuk memasang garis polisi di pekarangan kos dan pintu masuk kos.

Sekaligus memberikan petunjuk agar pemilik kos tidak membuka kamar korban dan jangan memindahkan posisi motor korban.

"Nanti info selanjutnya kami kabari," terangnya.

Pengamatan Tribunjateng.com, korban tergeletak dengan posisi telentang di lorong kos sekira 3 meter dari pintu kos.

Korban mengenakan celana hitam dan kaos oblong warna biru.

Korban dievakuasi menggunakan mobil jenazah RSUP Kariadi pada pukul 20.03 WIB.(*)

Hana Hanifah Digerebek Dalam Kondisi Tanpa Busana, Kuasa Hukum Bantah Terlibat Prostitusi Online

Pernyataan Resmi Manajer, Kuasa Hukum, dan Keluarga Benarkan Artis HH Ditangkap Adalah Hana Hanifah

Kombes Riko Bocorkan Tarif Kencan Prostitusi yang Diterima Hana Hanifah Sebelum Ditangkap di Medan

Biaya Rumah Sakit Rp 45 Juta, Rizal Korban Keganasan Gangster Sukun Stress Semarang Butuh Bantuan

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved