Virus Corona Jateng
Pegawainya Positif Corona, Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan Kendal Tutup 3 Hari, Ini Hasil Tracing
Terdapat 31 orang baik pegawai kecamatan maupun pemilik warung sekitar kecamatan yang dimungkinkan kontak langsung dengan pasien
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
Pegawainya Positif Corona, Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan kendal Tutup 3 Hari, Ini Hasil Tracing
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Seorang pegawai Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal terpapar covid-19.
Akibatnya, pelayanan kecamatan kepada masyarakat ditutup sementara hingga 3 hari ke depan.
Plt Camat Kaliwungu Selatan, Krenggo Karjilah, membenarkan stafnya yang terpapar covid-19.
Pihaknya pun menutup sementara kantor kecamatan dari akses publik.
• 2 Pria Asal Wonosobo Ngaku Bisa Gandakan Uang, Aksinya Lain dari yang Lain, Ditangkap di Banyumas
• BREAKING NEWS: Kejati Jateng Tahan Dirut PDAM Kudus Ayatullah Humaini
• ASN Tewas Dibacok Sopirnya saat Menemani istri Belanja, Ini Pengakuan Pelaku di Depan Polisi
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun Ini Identitas Mayat Bersimbah Darah di Pekalongan & Kesaksian Paman
Kata Krenggo, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kendal telah melakukan tracing kepada pihak-pihak yang terlibat kontak dengan pasien.
Terdapat 31 orang baik pegawai kecamatan maupun pemilik warung sekitar kecamatan yang dimungkinkan kontak langsung dengan pasien.
"Ada 31 orang saat ini dilakukan rapid test.
Itu juga gak cuma staff kecamatan tapi juga dinas terkait yang ada disini dan juga 4 warga itu pemilik warung yang sering pasien komunikasi langsung," ujarnya di Kendal, Kamis (16/7/2020).
Staf Ahli Bupati Kendal Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Astuti Watiningrum, menambahkan pengambilan rapid dilakukan di kantor kecamatan.
Tak hanya itu, tim gugus juga melakukan rapid dan mengisolasi sementara keluarga pasien.
"Kita juga lakukan tracing kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal pasien yang berkontak erat.
Untuk sementara kecamatan ditutup. Untuk pelayanan masyarakat, sementara waktu tidak melayani dulu," terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay, menjelaskan pasien tersebut pada awalnya mengeluh sesak nafas 13 Juli kemarin.
Pasien kemudian dibawa dan dirawat di RSUD dr Soewondo untuk mendapatkan observasi lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-medis-melakukan-rapid-testdapd-19-kamis-1672020.jpg)