Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Pegawainya Positif Corona, Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan Kendal Tutup 3 Hari, Ini Hasil Tracing

Terdapat 31 orang baik pegawai kecamatan maupun pemilik warung sekitar kecamatan yang dimungkinkan kontak langsung dengan pasien

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
Istimewa
Petugas medis melakukan rapid test terhadap pegawai Kecamatan Kaliwungu Selatan dan beberapa warga usai seorang pegawai terpapar covid-19, Kamis (16/7/2020). 

Pegawainya Positif Corona, Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan kendal Tutup 3 Hari, Ini Hasil Tracing

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Seorang pegawai Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal terpapar covid-19.

Akibatnya, pelayanan kecamatan kepada masyarakat ditutup sementara hingga 3 hari ke depan.

Plt Camat Kaliwungu Selatan, Krenggo Karjilah, membenarkan stafnya yang terpapar covid-19.

Pihaknya pun menutup sementara kantor kecamatan dari akses publik.

2 Pria Asal Wonosobo Ngaku Bisa Gandakan Uang, Aksinya Lain dari yang Lain, Ditangkap di Banyumas

BREAKING NEWS: Kejati Jateng Tahan Dirut PDAM Kudus Ayatullah Humaini

ASN Tewas Dibacok Sopirnya saat Menemani istri Belanja, Ini Pengakuan Pelaku di Depan Polisi

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun Ini Identitas Mayat Bersimbah Darah di Pekalongan & Kesaksian Paman

Kata Krenggo, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kendal telah melakukan tracing kepada pihak-pihak yang terlibat kontak dengan pasien.

Terdapat 31 orang baik pegawai kecamatan maupun pemilik warung sekitar kecamatan yang dimungkinkan kontak langsung dengan pasien.

"Ada 31 orang saat ini dilakukan rapid test.

Itu juga gak cuma staff kecamatan tapi juga dinas terkait yang ada disini dan juga 4 warga itu pemilik warung yang sering pasien komunikasi langsung," ujarnya di Kendal, Kamis (16/7/2020).

Staf Ahli Bupati Kendal Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Astuti Watiningrum, menambahkan pengambilan rapid dilakukan di kantor kecamatan.

Tak hanya itu, tim gugus juga melakukan rapid dan mengisolasi sementara keluarga pasien.

"Kita juga lakukan tracing kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal pasien yang berkontak erat.

Untuk sementara kecamatan ditutup. Untuk pelayanan masyarakat, sementara waktu tidak melayani dulu," terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay, menjelaskan pasien tersebut pada awalnya mengeluh sesak nafas 13 Juli kemarin.

Pasien kemudian dibawa dan dirawat di RSUD dr Soewondo untuk mendapatkan observasi lebih lanjut.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved