Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

2 Tahun Penderitaan Gadis Kendal, Dikirimi Ponsel hingga Satu Truk Kelapa, Pak Lurah Pun Jadi Korban

Masalah yang muncul adalah barang-barang yang dikirim tersebut belum dibayar saat diantar ke Titik

Editor: muslimah
(KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN)
Titik Puji Rahayu, korban teror orderfiktif di Kendal 

Titik mengatakan, teror order fiktif ini mulai terjadi setelah dia menolak cinta seorang temannya.

"Teman dekat saya.

Sudah sekitar satu tahun saya dekat dengan dia.

Tapi gara-gara saya tolak cintanya, dia menjadi marah,” kata Titik saat ditemui di kantor LBH Jakerham Kaliwungu Selatan Kendal, Selasa (21/7/2020).

Teror ini dimulai saat Titik masih bekerja di Semarang.

Kala itu, dia dikirim satu unit ponsel setiap dua hari.

“Kata pengirim barang, ada yang pesan lewat FB (Facebook).

Barang diatasnamakan saya dan alamatnya di toko kantor,” cerita Titik.

Merasa tidak nyaman terus mendapat kiriman barang yang tidak pernah dipesannya, Titik pindah dari Semarang dan kembali ke kampung halamannya di Kendal.

Namun, teror itu tidak berhenti setelah Titik pulang ke rumah orangtuanya.

Order fiktif terus berdatangan, malah barang yang datang semakin aneh.

Buah-buahan dalam jumlah besar datang ke rumah Titik.

Bahkan, dia mengaku pernah mendapat kiriman satu truk pisang dan kelapa dari Wonosobo.

“Saya pernah mencoba ke Batam untuk bekerja, tapi di Batam pun, tetap diteror.

Saya mendapat kiriman mesin cuci di alamat tempat saya bekerja.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved