Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Janda Cantik Kudus Menolak Lamaran Pria Kerja di Malaysia dan Singapura: Cari Lokal Saja

Banyak orang yang berminat tak hanya membeli tanah, tetapi juga ingin mempersunting pemilik Salon Alya‎ di Jalan Menur, Kabupaten Kudus.

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Dewi Rosalia Indah, foto yang diposting di media sosial. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Setelah nama Dewi Rosalia Indah (26) diposting siap diperistri di akun Grup Jual Tanah & Rumah Kudus pada hari Selasa (21/7/2020) kemarin, kini menjadi perhatian.

Banyak orang yang berminat tak hanya membeli tanah, tetapi juga ingin mempersunting pemilik Salon Alya‎ di Jalan Menur, Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus ini.

‎Satu di antaranya warga Semarang yang berminat untuk membeli tanah sekaligus memperistri.

Tanpa Menawar, Ada Warga‎ Semarang Siap Beli Tanah dan Mempersunting Janda Kembang Kudus

Viral Pengendara Mobil Masuk Tol Semarang-Solo Didenda Rp 600 Ribu Pakai 1 Kartu Tol, Ini Faktanya

10 Tahun Hidup Bersama Pasangan, Agus Tak Menyangka Ijab Kabul di Kantor Polsek Laweyan Solo

6 Pegawainya Positif Covid-19, MPP Purwokerto Ditutup Sementara

Namun Dewi menolak, karena belum mengenal dan belum ada penjajakan sebelumnya.

Sehingga dia menolaknya.

"Ada orang Semarang yang mau beli tanah nggak tawar sekaligus menikahi saya.

Tapi kan belum tahu orangnya bagaimana," ujar warga Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Dia ingin, ada penjajakan terlebih dahulu sebelum menikah.

Pasalnya wanita yang saat ini memiliki dua orang anak itu sudah dua kali gagal dalam pernikahan.

"Gimana ya saya lihat orangnya yang Semarang itu kayaknya g‎alak."

"Jadi saya tolak kalau langsung menikah, penjajakan dulu," jelas ‎wanita kelahiran Kudus, 24 Desember 1993 ini.

Tak hanya dari luar kota, tawaran untuk menikah juga datang dari luar negeri yakni Singapura dan Malaysia.

Dua pria tersebut berminat untuk memperistri dan membawa Dewi ke luar negeri karena bekerja di sana.

"Orang Indonesia tetapi kerjanya di luar negeri."

"Maunya bawa saya ke sana, tapi saya nggak mau."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved