Breaking News:

Operasi Patuh Candi 2020

Operasi Patuh Candi 2020 Kedepankan Kawal Penerapan Protokol Kesehatan, Sasar Transportasi Umum

Operasi Patuh Candi 2020, Polretabes Semarang menyasar transportasi umum dalam mengawal penerapan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi memutus

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Operasi Patuh Candi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Operasi Patuh Candi 2020, Polretabes Semarang menyasar transportasi umum dalam mengawal penerapan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Demikian dikatakan Wakasatlantas Polrestabes Semarang, AKP Ryke Rimadila, Sabtu (25/7).

"Kami sasarannya ke transportasi umum yang sudah berjalan seperti biasa. Kami tetap mendisiplinkan terutama masyarakat yang menggunakan transportasi umum," kata dia.

Pengawalan terhadap protokol kesehatan bagi pengguna moda transportasi umum, kata Ryke, berkaitan dengan pemakaian masker, jaga jarak, dan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum menaiki transportasi umum. "Sedangkan untuk kendaraan kecil lainnya lebih ke arah pendisiplinan kendaraan tersebut serta protokol kesehatan wajib mereka patuhi," sambungnya.

Bagi mereka yang terjaring razia operasi lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan, misal tidak memakai masker, kata Ryke tidak ada sanksi khusus. Pihaknya lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. "Kami kedepankan upaya-upaya preemtif dan preventif. Sekadar imbauan dan anjuran untuk mematuhi protokol kesehatan," lanjutnya.

Diakui Ryke, operasi kali ini beda dibanding sebelumnya. Menurut Ryke, pada operasi-operasi sebelumnya, pihaknya mengutamakan penindakan pelanggaran lalu lintas. Misalnya mereka yang tidak mengenakan helm, melawan arus, dan lain sebaginya. Sementara tahun ini, fokus pada tindakan yang mengarah pada pencegahan Covid-19 di Kota Semarang.

"Kami lebih melakukan pendekatan kepada masyarakat berupa imbauan-imbauan," kata dia. Operasi Patuh Candi ini akan dilakukan setiap hari hingga 5 Agustus 2020. Sejauh ini jalan-jalan protokol di Kota Semarang yang masih menjadi sasaran operasi.

Sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah, selama dua hari Operasi Patuh Candi digelar, terdapat 2.893 pelanggaran. Angka berdasarkan data yang dikumpulkan pada 23-24 Juli.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Arman Achdiat mengatakan, mayoritas pelanggaran yang didapati pihaknya adalah tidak mengenakan helm saat berkendara roda dua, melawan arus, dan bonceng tiga.

"Dari pelanggaran itu menilang sebanyak 1.533 dan teguran sebanyak 1.360," ujar Arman kemarin.

Arman menambahkan, pada operasi kali ini pihaknya mengedepankan tindakan humanis persuasif. Oleh karenanya, polisi juga mengedukasi masyarakat terkait keselamatan lalu lintas. Ia menyebut, selama dua hari kemarin, pihaknya mengedukasi 6.237 pengguna jalan tentang keselamatan berlalu lintas.

"Turjawali (pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli, red) lalu lintas sudah sebanyak 5.969 kali," kata dia. (goz)

Hasil Liga Italia Tadi mMalam: Inter Milan Meraih Angka Penuh di Markas Genoa

Gus Yasin: Tak Ada Istilah Selesai Belajar

Hasil Liga Italia Tadi Malam: Napoli Menang, 4 Gol Sassuolo Dianulir VAR

Inilah Alasan Lengkap Polisi Kenapa Menyimpulkan Editor Metro TV, Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved