Berita UMKM
Cerita Sriyanto Ciptakan Usaha Kopi Kenthir, Ternyata Ini Singkatannya
Terletak di Dusun Jeruk Wangi Desa Bedono Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang, Sriyanto menamai cafe miliknya itu "kopi Kenthir"
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muslimah
Seketika saya punya ide, kalau 'kenthir' bagaimana pak?
Konsultan menjawab, 'wah keren, Pak. Masuk ini'," ceritanya melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/7/2020).
Lantas dipikirnya, kata kenthir tersebut memiliki kepanjangan 'kenthel thur Ireng'.
"Sedangkan kenthir dimaksud karena nggoreng kopi dengan api kenthir-kenthir atau api kecil," sambungnya.
Terkait cafe Kenthir ini, menurut Sriyanto, yang membuat produknya berbeda dengan produk lain adalah kopi belnd Robusta Arabika dan exselsa.
Produk tersebut kata dia, memiliki citarasa keasaman kepahitan, dan aroma yang khas.
"Saya melihat dari teman-teman pengusaha kopi kok jarang ada pembedanya, lalu saya membuat pembeda yang namanya kopi belnd Robusta Arabika dan exselsa ini," terangnya.
Sejauh ini Sriyanto memaparkan, dirinya telah membuka tempat edukasi belajar tentang pengolahan kopi mulai budidaya pengolahan, paska panen, hingga menjadi barista tradisional.
Tempat edukasi ini terletak di Dusun Jeruk Wangi Desa Bedono Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang.
Sriyanto menyebut, tempat edukasi ini memiliki fasilitas ruangan caffee ala gunung dan fasilitas kolam renang untuk anak sekolah. (idy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/begini-cerita-sriyanto-ciptakan-usaha-kopi-kenthir.jpg)