Pilkada 2020
Penantang Gibran Lengkapi 21.063 Dukungan: Kami Sudah Siap Bertarung di Pilkada Solo 2020
Tim Bajo, Adi Yuwono menyatakan optimis pasangan calon wali kota dan wakil wali kota jalur independen itu bisa mengikuti perhelatan Pilkada Solo 2020
TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Gibran Rakabuming Raka, bakal memiliki penantang pada Pilkada SOlo 2020 mendatang.
Ya, dia adalah tukang jahit dan Ketua RW, Bagyo Wahyono - FX Supardjo (Bajo) yang maju melalui jalur independen.
Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo menyerahkan berkas perbaikan dan tambahan untuk Pilkada Solo 2020 ke di KPU Solo pada, Minggu (26/7/2020) pukul 13.30 WIB.
• Achmad Yurianto Tak Lagi Jadi Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Ini Kesibukannya Sekarang
• Update Virus Corona Kota Semarang Senin 27 Juli 2020, Tertinggi Pedurungan Terendah Tugu
• Jual Beli Mobil Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas Minggu 26 Juli 2020
• Kisah Cinta Gadis Ngawi Berakhir Pencurian Motor, Berkenalan di MiChat Lalu kencan dan Motor Hilang
Adapun, tujuan kedatangan Tim Bajo untuk menyerahkan berkas perbaikan yang sebelumnya berstatus tidak memenuhi syarat (TMS).
Penanggung jawab Tim Bajo, Adi Yuwono menyatakan optimis pasangan calon wali kota dan wakil wali kota jalur independen itu bisa mengikuti perhelatan Pilkada Solo 2020.
"Kami di sini untuk menyerahkan dukungan perbaikan sebagaimana kita ketahui saat verifikasi pertama ada TMS sekitar 7.400 berkas dukungan," kata Adi.
Adi mengaku timnya saat ini telah membawa 21.063 berkas dukungan perbaikan dan tambahan agar dapat memenuhi syarat maju dalam Pilkada Solo 2020.
Selain itu, ia berharap dalam penyerahan ini, pihaknya tidak perlu perbaikan kedua.
"Harapan kami setelah ini ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) kepala daerah," ujar Adi.
"Kami sudah siap bertarung dalam pilkada Solo 2020 melawan Gibran-Teguh," aku dia menekankan.
Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti mengatakan hingga pukul 18.00 WIB saat ini pihaknya masih memeriksa berkas dari tim Bajo yang datang 13.30 WIB.
Nurul mengatakan, pengecekan ini akan dilakukan hingga semua berkas tak ada yang tersisa.
"Kami sedang proses pengecekan datanya, untuk hasilnya, masih menunggu pengecekan selesai," ungkap Nurul.
Untuk diketahui, Bagyo Wahyono diketahui bekerja sebagai penjahit baju.
Sedangkan FX Supardjo saat ini menjabat sebagai ketua RW di sebuah kampung.