Gedung OJK Roboh
BREAKING NEWS: Gedung OJK Jateng-DIY di Semarang Roboh
Gedung milik Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 3 Jawa Tengah tepatnya di Jalan Kyai Saleh Roboh pada Selasa (28/7)16.00 sore.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gedung milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jawa Tengah di Jalan Kyai Saleh, Semarang, roboh pada Selasa (28/7) sore pukul 16.00.
Gedung itu roboh pada bagian depan, merupakan ruang resepsionis dan ruang kepala Kantor OJK.
Seorang saksi, Dendi Tya mengatakan bahwa saat kejadian terdengar suara gemuruh.
Ia kala itu berada di seberang gedung OJK.
"Terdengar suara bruk.
Saya langsung lari ke depan ternyata gedung OJK sudah rubuh dan diselimuti asap (debu)," ujarnya.
• Kantor OJK Semarang yang Roboh Itu Istana Balekambang Gergaji Peninggalan Oei Tiong Ham
• Jokowi Telepon Donald Trump, Amerika Serikat Langsung Kirim 1.000 Ventilator ke Indonesia
• Warga Bayat Klaten Positif Corona Meninggal, Diduga Terpapar di Pengobatan Tradisional Jogja
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kusnandar Tewas Kecelakaan, Jasad Masuk Selokan
Ia melihat saat itu gedung OJK sedang direnovasi.
Beberapa pekerja proyek juga tengah melakukan pekerjaannya.
"Seketika saat jatuh semua orang berlarian," tuturnya.
Dari informasi yang dihimpun Tribun Jateng, bagian gedung yang roboh tersebut sudah tiga hari belakangan dikosongkan.
Langkah itu diambil menyusul munculnya retakan pada bagian pilar gedung tersebut.
Pada Selasa pagi, atap gedung sempat terlihat miring sebelum akhirnya roboh.
Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Diduga gedung yang sebelumnya bernama Bernic Castle atau juga biasa disebut Istana Balekambang ini roboh karena faktor usia.
Sebagai bangunan bersejarah, termasuk dalam Bangunan Cagar Budaya (BCB) di Semarang.
Gedung ini berdiri sejak zaman Hindia Belanda, didirikan oleh Raja Gula Oei Tiong Ham.
Kepala Kanreg 3 OJK Jateng DIY, Aman Santosa, mengatakan sepekan sebelum roboh sudah terlihat retakan-retakan pada pilar dan beberapa bagian gedung lain.
Menghindari hal yang tidak diinginkan, OJK melakukan evakuasi dan pemindahan ruang ke bagian gedung lain.
Bahkan ruangan miliknya yang juga berada di gedung depan ini ikut dipindahkan
"Jadi (gedung ini) sebenarnya dalam perencanaan renovasi.
Dalam perencanaan kami juga bekerja sama dengan Dinas Tata Ruang Kota Semarang dan Tim Ahli Cagar Budaya.
Saat itu sedang dilakukan persiapan assesment seperti pengosongan dan dilakukan pengamanan bagian depan untuk dirobohkan bagian kanopi (untuk proses renovasi).
Ternyata sebelum dilakukan sudah roboh karena usia," terangnya.
Ia mengatakan gedung ini memang seharusnya sudah memasuki masa renovasi.
OJK pun sudah melakukan perencanaan renovasi jauh-jauh hari.
Terlebih di beberapa titik gedung ada tanda-tanda kerusakan.
"Gedung ini sudah kami pakai sejak tahun 2015.
Perencanaan sudah dilakukan namun kami lakukan percepatan karena sudah muncul retakan-retakan.
Sebelum renovasi terealisasi sudah roboh," imbuhnya.
Dia menghitung kerusakan yang ditimbulkan kejadian ini sekitar 10 persen dari seluruh wilayah di kawasan Kantor OJK Kanreg 3 Jateng DIY.
Area yang terdampak reruntuhan gedung hanya bagian depan.
"Kami tetap gunakan gedung ini untuk melayani masyarakat seperti biasa.
Ruangan saya semula juga tidak terdampak.
Kejadian ini tidak akan mengganggu layanan OJK kepada masyarakat," tandas dia.
Di sekitar reruntuhan gedung telah dipasang garis polisi oleh Polsek Semarang Selatan.
Bahkan Kapolrestabes Kota Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis langsung turun mengecek lokasi.
"Namanya polisi, kalau ada kejadian ini akan dilakukan pengecekan.
Jika sudah selesai pengecekan nanti akan disimpulkan.
Selanjutnya gedung ini akan direnovasi seperti semula karena bangunan ini masuk dalam cagar budaya," ungkapnya.
Sejumlah petugas Inafis kemudian melakukan pemeriksaan di bangunan yang masih berdiri dan di sekitar reruntuhan. (dap)
• Ryan Reynolds Siapkan Hadiah Rp 72 Juta untuk Orang yang Kembalikan Boneka Teddy Bear Istimewa Ini
• Kisah Pengakuan PSK Online Semarang: Dari Ayam Kampus hingga Jadi Karyawati, Kini Coba Jualan Baju
• Viral Lamaran di Batang, Bawa Mobil dan Isi Rumah
• Hasil Swab Mandiri Purnomo Ternyata Negatif: Saya Tidak Terkena Covid-19, Alhamdulillah
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :