Breaking News:

Berita Jateng

Pemerintah Akan Bubarkan Lembaga Negara Lagi, Pengelolaan Candi Borobudur Disebut

18 lembaga negara telah dibubarkan Presiden Jokowi pada pekan lalu. Pemerintah berencana kembali menghapuskan sejumlah lembaga negara dalam waktu deka

TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo saat memaparkan dalam webinar yang diselenggarakan Departemen Administrasi Publik Universitas Diponegoro (Undip) dan Keluarga Alumni Magister Administrasi Publik (KAMAP) Undip, Selasa (28/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - 18 lembaga negara telah dibubarkan Presiden Jokowi pada pekan lalu.

Pemerintah berencana kembali menghapuskan sejumlah lembaga negara dalam waktu dekat ini.

Hal itu diungkapkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo dalam webinar yang diselenggarakan Departemen Administrasi Publik Universitas Diponegoro (Undip) dan Keluarga Alumni Magister Administrasi Publik (KAMAP) Undip, Selasa (28/7/2020).

Viral Jambret Tertangkap di Kalirejo Ungaran Siang Bolong Jadi Sasaran Amuk Warga

Jokowi Telepon Donald Trump, Amerika Serikat Langsung Kirim 1.000 Ventilator ke Indonesia

Kisah Pengakuan PSK Online Semarang: Dari Ayam Kampus hingga Jadi Karyawati, Kini Coba Jualan Baju

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kusnandar Tewas Kecelakaan, Jasad Masuk Selokan

"Saat ini, Kemenpan-RB dan Sekretariat Negara (Setneg) yang juga melibatkan Kementerian Keuangan sedang menginventarisasi lembaga yang berpotensi dihapuskan atau dibubarkan," katannya.

Menurutnya, pembubaran lembaga negara tersebut dihapuskan karena beberapa faktor. Antara lain tumpang tindih dengan lembaga lain.

Lembaga yang dibubarkan bisa saja bergabung atau diintegrasikan dengan kementeriaan atau lembaga lain yang ada.

"Fungsi kementerian dan lembaga lainnya banyak yang tumpang tindih," tandasnya.

Politikus PDIP itu memberikan contoh sejumlah lembaga yang dinilai tumpang tindih.

Di Jawa Tengah, Candi Borobudur dikelola tiga hingga empat BUMN.

Itu belum termasuk Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemerintah Kabupaten Magelang.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved