Breaking News:

Berita Pati

BREAKING NEWS : Sejumlah Camat di Kabupaten Pati Dinyatakan Positif Corona

Sejumlah camat yang mengikuti tes Polymerase Chain Reaction (PCR) swab di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Sabtu (25/7/2020) lalu dinyatakan

TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Pati, Muhtar, mengikuti tes swab di halaman kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Sabtu (25/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sejumlah camat yang mengikuti tes Polymerase Chain Reaction (PCR) swab di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Sabtu (25/7/2020) lalu dinyatakan positif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pati Haryanto melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (29/7/2020).

Sebagaimana diketahui, Sabtu lalu, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, termasuk para camat, mengikuti tes swab.

"Saya, wakil bupati, Sekda, para pejabat eselon II dan III serta seluruh Kepala OPD dinyatakan negatif Covid-19. Hanya saja, di antara 21 camat yang juga ikut tes swab pada hari yang sama, hasilnya kurang menggembirakan. Ada beberapa camat yang dinyatakan positif corona," ungkap Haryanto tanpa merinci jumlah dan identitas para camat yang positif corona.

Usai dinyatakan positif Covid-19, imbuh dia, sejumlah camat tersebut langsung dikarantina oleh Pemkab Pati.

"Selama belum negatif, akan tetap kami karantina. Kantor kerjanya kami semprot dengan cairan disinfektan. Selain itu kami juga lakukan tracing pada orang-orang yang pernah kontak," terang Haryanto.

Bagi para pegawai di kantor kecamatan yang camatnya positif Covid-19, Haryanto mengambil kebijakan agar mereka bekerja dari rumah.

Ia meminta masyarakat dan para pegawai yang bersinggungan dengan pelayanan publik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Corona.

"Bagaimanapun juga, pelayan publik seperti camat justru memiliki risiko tinggi terhadap penularan Covid-19," ujar dia.

Haryanto mengatakan, pihaknya akan lebih meningkatkan frekuensi tes cepat dan tes swab, khususnya untuk yang pernah kontak langsung dengan orang yang positif corona.

"In syaa Allah, kalau rapid dan swab kita masifkan, yang positif akan cepat terdeteksi," kata dia.

Kepada masyarakat, ia juga mengimbau agar mereka tetap waspada dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan sepelekan pandemi ini. Jangan egois dan ceroboh. Kasihanilah orang tua, anak-anak, dan orang-orang tercinta kita. Apalagi kalau kita sampai terpaksa dikarantina, keluarga juga yang kena dampaknya," pungkas dia. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved